RABU, 17 MEI 2017

JAYAPURA --- Panglima KODAM XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian, memberikan apresiasi kepada Satgas Pamtas RI-PNG yang telah melakukan tugasnya dengan baik di Papua, secara khusus di wilayah perbatasan RI-PNG.
Prajurit TNI AD yang siap berangkat gunakan KRI Banda Aceh 593
Dikatakan Hinsa, kinerja Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) yang mengamankan perbatasan darat antar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Papua New Guinea (PNG), diacungi jempol. “Saat ini secara umum jumlah prajurit pengamanan perbatasan RI-PNG telah mencukupi,” kata Hinsa Siburian, Rabu (17/5/2017).

Dari hasil Satgas Pamtas, sebelumnya dari tiga batalyon sangat baik. Tiga batalyon masing-masing Yonif 122/TS, Yonif Mekanis 516/CY dan Yonif Raider 700/WYC mampu mencegah kegiatan illegal di perbatasan. “Penyelundupan ganja, minuman keras (miras). Mereka (prajurit) juga berhasil melakukan pembinaan teritorial membantu masyarakat di sekitar perbatasan. Terakhir kemarin mereka membangun sebuah gereja di daerah Keerom,” ujarnya.

Sepeninggalnnya nanti dari KODAM XVII Cenderawasih, Hinsa berharap Satgas Pamtas RI-PNG harus mampu memberikan kreatifitas untuk membantu pembangunan di Provinsi Papua, secara khusus di wilayah perbatasan sepanjang Wutung hingga Merauke.

Sekedar diketahui, tepat hari ini Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS KODAM Bukit Barisan, Yonif Mekanis 516/CY KODAM Brawijaya dan Yonif Raider 700/WYC KODAM Wirabuana telah bertolak kembali ke markas utama mereka menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh 593, sekitar pukul 17.35 WIT.

Dengan jumlah personel yang ditumpangi kapal tersebut, masing-masing dari Yonif 122/TS sebanyak 450 personel, Yonif Mekanis 516/CY sebanyak 450 personel, Yonif Raider 700/WYC sebanyak 450 personel.
Mayjen TNI Hinsa Siburian
Di luar dari Satgas Pamtas, terdapat tambahan dari Yonif 752/Raider KODAM XVIII Kasuari Sorong, Papua Barat, sebanyak 89 personel yang baru selesai tugas menjaga daerah rawan di Provinsi Papua.
Jurnalis: Indrayadi T Hatta/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Indrayadi T Hatta
Bagikan:

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours