KAMIS, 4 MEI 2017

BALIKPAPAN --- Meski penyaluran kredit oleh perbankan di Triwulan tahun 2017 menunjukkan kenaikan, namun pertumbuhan itu tidak dibarengi peredaran uang kartal di wilayah kerja Bank Indonesia Balikpapan. Tercatat pada triwulan I/2017 mengalami penurunan dibanding pada periode yang sama di tahun 2016.

Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Thomy Andryas
Asisten Direktur, Thomy Andryas menuturkan, penurunan tersebut karena adanya efek musiman. Dimana awal tahun memang peredaran uang kartal menurun. Tidak hanya itu, realisasi peredaran uang juga dipengaruhi persediaan tahun emisi 2016. Itu karena bank sentral tidak menyediakan uang kartal melebihi kebutuhan suatu daerah.

"Kondisi penurunan ini karena musiman ya diawal tahun memang penurunan. Di awal tahun proyek-proyek juga baru mulai, nanti semester kedua akan terlihat," ungkapnya di Balikpapan, Kamis (4/5/2017).

Berdasarkan data KPw BI, peredaran uang di Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Grogot Januari-November 2016 sebesar Rp 69,33 miliar. Itu tercermin dari total uang keluar (outflow) Rp 3,59 triliun dan uang masuk (inflow) RpRp 3,66 triliun. Jumlah uang yang beredar tersebut lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Cash outflow yang lebih rendah dari inflow pun disebut sebagai konsekuensi logis dari melambatnya perekonomian di suatu daerah.

Pada periode tertentu, uang keluar sepanjang 2016 menurun signifikan. Selama Juli yang juga bertepatan Ramadan dan Lebaran, tercatat outflow menurun 70,66 persen dari periode yang sama tahun 2015, dengan total outflow Rp 342 miliar dan inflow Rp 716 miliar. Penurunan signifikan juga terjadi Oktober lalu yakni sebesar 58,57 persen.

Thomy menjelaskan, selama 2016  realisasi uang keluar tercatat pertumbuhan minus. Pertumbuhan tertinggi terjadi Agustus lalu, yakni sebesar 37,16 persen dengan total inflow Rp 352 miliar dan total outflow Rp 181 miliar.

Kendati mengalami penurunan, pihaknya menambahkan KPw BI tetap meningkatkan kualitas uang yang beredar yang ditandai dengan naiknya rasio pemusnahan uang terhadap inflow dibanding tahun sebelumnya.

"Kami yakin di triwulan kedua peredaran uang kartal akan menunjukkan kenaikan dibarengi dengan kebutuhan dan perayaan hari besar keagamaan pada triwulan kedua ini," tutupnya.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours