RABU, 17 MEI 2017

SURABAYA --- Rangkaian pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 telah memasuki tahap uji keterampilan. Ujian ini diperuntukkan bagi para peserta yang memilih program studi tertentu seperti seni dan olahraga. Uji keterampilan sendiri dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 17 hingga 18 Mei 2017.

Penampilan uji seni tari
Ketua Panitia Lokal 50 Surabaya SBMPTN, Yuni Sri Rahayu menjelaskan, hingga hari ini (17/5) seluruh kegiatan ujian berlangsung lancar. Kemarin (16/5), semua peserta sudah melaksanakan tes tertulis secara serentak. Untuk ujian keterampilan sendiri, pertanggung jawaban sudah tidak berada pada panitia lokal (Panlok) dan menjadi milik universitas dan fakultas masing-masing.

"Alhamdulillah untuk pelaksanaan ujian tulis kemarin (16/5) secara keseluruhan lancar dan dapat dikendalikan. Kalaupun ada masalah cuma kecil-kecil dan wajar, seperti ada yang tidak bawa surat keterangan lulus. Ujian keterampilan sendiri serentak seluruh Indonesia hingga besok (18/5)," ujar Yuni.

Salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan uji keterampilan adalah Universitas Negeri Surabaya. Ujian dilaksanakan di dua fakultas yaitu Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Para peserta sudah berkumpul di lokasi ujian sejak pukul 07.00 WIB.

Ketua Panlok 50 Surabaya SBMPTN 2017, Yuni Sri Rahayu
Mereka dikelompokkan berdasarkan pilihan program studi dan minat keahlian masing-masing.
Wakil Dekan 1 FBS, Subandi menjelaskan, ada 1.684 peserta yang mengikuti ujian keterampilan di tempatnya. Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga program studi yaitu Seni Rupa (Seni Rupa Murni, Pendidikan Seni Rupa dan Desain Komunikasi Visual), Sendratasik (Kesenian Drama, Tari dan Musik), serta Seni Musik.

"Untuk yang Seni Rupa ada 934 peserta, Sendratasik 519 peserta dan Seni Musik 231 peserta. Mayoritas memang datang hari ini. Tapi tadi ada beberapa yang tidak bisa hadir karena sedang mengikuti lomba di lokasi lain, jadi baru bisa melakukan uji keterampilan besok,” terang Subandi.

Subandi menambahkan, pihaknya memang tidak bisa memaksa para peserta untuk melakukan ujian di hari pertama. Pasalnya, sesuai dengan petunjuk dan teknis dari panitia pusat, setiap peserta berhak menentukan jadwal ujian keterampilan sesuai dengan kebutuhan.

“Ya memang kewajiban kita untuk melaksanakan ujian keterampilan selama dua hari. Jadi jika ada yang tidak bisa hadir hari ini, maka besok kita tetap akan melayani. Yang penting, peserta bisa menunjukan kelengkapan administrasi sebagai syarat mengikuti ujian keterampilan,” imbuhnya.

Suasana ujian bidang seni rupa
Salah seorang peserta program studi Seni Musik, Ino Hosnaidi mengatakan, dirinya memilih hari ini sebagai jadwal ujian. Pasalnya, Ino tak ingin menunda lagi dan ingin agar seluruh rangkaian kegiatan SBMPTN cepat selesai. Meski begitu, dirinya harus bersabar karena antrean untuk unjuk bakat dan kemampuan tidaklah sedikit.

“Sengaja memang hari ini, meskipun ada sebagian teman-teman lain yang besok. Kalau saya biar cepat selesai dan fokus yang lain. Tahun ini pilihan program studi ada beberapa, salah satunya S1 Seni Musik Unesa, ya semoga lancar dan diberikan yang terbaik,” tukas Ino.
Jurnalis: Afif Linofian / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Afif Linofian
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours