Petugas Pajak, tak Bisa Sembarangan Intip Data Nasabah

52

KAMIS, 19 MEI 2017

JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani, menjelaskan terkait keluarnya Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017, yang mengatur tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati

Dengan keluarnya Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tersebut, ke depan aparat petugas pajak akan diberikan wewenang untuk leluasa melakukan penyelidikan terkait data nasabah yang diduga mempunyai permasalahan tentang pajak tanpa terlebih dahulu meminta izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Namun petugas pajak tetap tidak bisa sembarangan atau seenaknya saja ‘mengintip’ atau mengakses data nasabah tanpa terlebih dahulu meminta izin Kementerian Keuangan,” ujar Sri Mulyani, di Gedung Kementerian Keuangan RI di Jakarta, Kamis (18/5/2017), malam.

Sri juga menjelaskan, dengan keluarnya Perppu tersebut, ke depan dimungkinkan petugas pajak akan dapat mengakses data nasabah perbankan terkait masalah perpajakan. Namun, Sri menekankan, petugas pajak tetap tidak bisa seenaknya mengintip rekening perbankan milik nasabah dengan sembarangan.

“Kita tentu saja akan memperketat prosedur pemberian izin bagi petugas pajak yang ingin melihat data nasabah terkait urusan perpajakan. Jadi, petugas pajak juga tidak bisa sembarangan atau seenaknya jika mereka ingin mengakses data seorang nasabah yang sedang bermasalah terkait kasus perkara perpajakan,” kata pungkas Sri.

Jurnalis: Eko Sulestyono/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Eko Sulestyono

Source: CendanaNews

Komentar