PLN, Bangun PLTD di Pulau Palue

74

JUMAT, 19 MEI 2017

MAUMERE — Sebagai perusahaan negara, PT. PLN harus memberikan pelayanan listrik kepada setiap warga negara, sehingga PT. PLN area Flores Bagian Timur (FBT) mulai melakukan pembangunan Gedung Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Pulau Palue yang merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Sikka.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung PLTD di Pulau Palue.

Demikian disampaikan General Manager PT. PLN Area Flores Bagian Timur (FBT), Arif Rohmatin, saat ditemui Cendana News di kantornya, Jumat (19/5/2017), siang. Menurutnya, sebagai daerah kepulauan tentunya PLN juga akan berusaha agar masyarakat Kabupaten Sikka yang berada di beberapa kepulauan seperti Palue, Sukun, Pemana, Kojaget dan Semparong bisa dialiri listrik.

“Kemarin tanggal 19 Mei 2017 kami sudah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung PLTD di Pulau Palue, sehingga target kami akhir 2017 semua wilayah di Pulau Palue bisa menikmati listrik,” sebutnya.

Sementara untuk pulau-pulau lainnya, lanjut Arif, PLN juga sedang membangun PLTD, sehingga nantinya semua pulau yang ada bisa dialiri listrik. Tetapi, untuk Pulau Semparong kemungkinan besar jaringan kabel listrik akan disuplai melalui kabel bawah laut, sebab jaraknya tidak terlalu jauh. “Petugas kami sudah melakukan survey, sehingga kami hanya menunggu dana masuk dan di bulan Mei ini sudah bisa dikerjakan pembangunan jaringan dan  distribusi mesin,” ungkapnya.

Menurut Areif, untuk Pulau Palue sementara ini sudah terdaftar 700 pelanggan, sehingga nantinya akan dibangun 2 PLTD di pulau ini, agar bisa melayani masyarakat di 8 desa yang ada. PLN juga terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pemasangan jaringan dan kegiatan sosialisasi ini diakukan terus-menerus, agar masyarakat secara sukarela bisa merelakan tanahnya dipakai untuk memasang tiang dan dilewati jaringan kabel listrik.

“Kami terus melakukan pendekatan dan sosialisasi hingga masyarakat paham dan tidak ingin melakukan cara-cara pemaksaan, karena apa yang kami lakukan juga untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga, SP., kepada Cendana News mengatakan, selain membangun jaringan ke desa-desa, PLN juga sedang membangun PLTU di Desa Hoder di Kecamatan Waigete, dengan total daya 2×20 Mega Watt untuk menambah suplai kebutuhan listrik.

General Manager PT. PLN Area Flores Bagian Timur, Arif Rohmatin.

Menurut Rafael, dengan beroperasinya pembangkit ini, di 2018 kebutuhan listrik di Kabupaten Sikka sudah mencukupi, sehingga bisa menggerakkan berbagai sektor termasuk industri, di mana akan dibangun beberapa pabrik ikan dan hotel, yang tentunya membutuhkan daya listrik yang besar. “Dengan beroperasinya PLTU ini, dengan sendirinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan menggerakkan sektor industri, sehingga bisa memacu pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini,” ungkapnya.

Selain itu, bila Waduk Napung Gete bisa beroperasi pada 2020, nanti, airnya pun bisa dipakai sebagai pembangkit lsitrik, selain pertanian perikanan, kebutuhan air bersih serta untuk kegiatan pariwisata.

Jurnalis: Ebed De Rosary/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ebed De Rosary

Source: CendanaNews

Komentar