SELASA, 16 MEI 2017

PADANG --- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, Syafrizal mengatakan, untuk 2017 ditargetkan  500 BUMNag dan BUMDes terbentuk karena dinilai mampu untuk menggerakan ekonomi masyarakat di nagari dan desa.

Kepala Dinas PMD Sumbar, Syafrizal
"Sejauh ini keberadaan BUMNag dan BUMDes sangat terlihat untuk membantu ekonomi masyarakat. Karena dari 880 nagari dan desa yang menerima kucuran dana desa, terdapat 345 yang telah membentuk dan telah terbukti manfaatnya," jelasnya, Selasa (16/5/2017).

Menurutnya, dengan adanya BUMNag dan BUMDes, masyarakat dapat mengembangkan potensi yang ad. Misalnya di sektor pertanian, dana desa itu dapat digunakan untuk pertanian seperti untuk melakukan pengelolaan produk dan pemasaran, dan termasuk infrastruktur pertanian yakni irigasi di sawah-sawah.

"Pada dana desa itu kan ada modal awal dengan alokasi Rp50 juta hingga Rp 100 juta. Jadi dana itu dapat digunakan seperti halnya untuk mengelolah potensi yang ada di setiap nagari dan desa," tegasnya.

Syafrizal menyebutkan, agar target 500 BUMNag dan BUMDes terbentuk tahun ini, selanjunya akan dilakukan pembekalan terkait mekanisme pembentukan. Namun, untuk penggelolanya bukan dari perangkat nagari, tapi orang-orang yang mengerti bisnis.

Sementara itu, Wali Nagari Surantih, Pesisir Selatan, Roby Suhendra mengatakan, khusus di daerahnya banyak potensi nagari yang perlu untuk dikelola, seperti pertanian dan perikanan.

"BUMNag dan BUMDes memang sangat diharapkan oleh masyarakat, karena masyarakat ingin nagari Surantih ini bisa lebih baik lagi," sebutnya.
Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Muhammad Noli Hendra
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours