Polda Papua Fokus Amankan PSU 18 Distrik di Tolikara

0
17

SENIN, 15 MEI 2017
 
JAYAPURA — Kepolisian Daerah (Polda) Papua masih fokus pada beberapa kegiatan nasional salah satunya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Kabupaten Tolikara. Dalam bulan ini akan berlangsung Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 18 distrik di kabupaten tersebut, Rabu 17 Mei 2017.

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Hal ini ditegaskan Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar, saat melakukan pertemuan bersama sejumlah jurnalis di Mapolda Papua. Pihaknya masih fokus pada beberapa kegiatan salah satunya PSU di Kabupaten Tolikara, pihak kepolisian telah melakukan pertemuan bersama jajaran pemerintah daerah

“Informasi selama ini kami terima PSU dilakukan pada 17 Mei 2017, diundurnya waktu tersebut yang sebelumnya tanggal 16 Mei akibat faktor pendistribusian logistik Pemilu. Mudah-mudahan proses ini sudah selesai,” kata Irjen Pol Boy Rafli Amar, Senin (15/5/2017).

Dikatakan Kapolda, untuk mengamankan PSU di Tolikara telah dikerahkan personil TNI sebanyak 2 peleton, sementara dari Polri sendiri sebanyak 470 personil. “Masing-masing akan menjaga di 18 distrik yang akan melakukan PSU dan juga di tempat-tempat lainnya,” ujarnya.

Kepada para paslon, lanjutnya, harus siap menang dan siap kalah. Ia berharap jangan sampai karena tak siap kalah, akhirnya mencari-cari kesalahan paslon lainnya. “Kami terus berkomunikasi dengan paslon agar tak berdampak negatif. Dan juga kami harap jangan sampai ada PSU lagi,” kata Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Sementara, Komandan Satuan Brimob Polda Papua, Kombes Pol. Mathius D. Fakhiri mengaku, hingga saat ini kondisi keamanan di Tolikara masih aman terkendali, dan ia berharap jangan ada yang menganggap situasi di sana rawan. Dikatakannya, semua ada 200-an personil, sebelumnya sudah ada personil di sana dari Polres Wamena.

“Pertama kami kirim 45 personil, kemarin kirim 80 personil lagi dan Brimob tak jaga di TPS. Anggota ini mem-backup, jadi mobile saja. Tapi tentunya kalau ada eskalasi gangguan bersenjata cukup tinggi, maka Brimbob ditempatkan,” kata Kombes Pol. Mathius D. Fakhiri.

Komandan Satuan Brimob Polda Papua, Kombes Pol. Mathius D. Fakhiri.

Sekadar diketahui, PSU di 251 TPS dalam 18 Distrik di Kabupaten Tolikara menelan biaya lebih dari Rp19 miliar. Anggaran itu terdiri dari sisa dana pemungutan suara sebelum terjadinya sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) RI, dan dana hibah kedua dari Pemda Tolikara.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta

Source: CendanaNews

Komentar