SABTU, 20 MEI 2017

YOGYAKARTA --- Ribuan pengunjung menghadiri acara pembukaan ajang seni tahunan di Jogja, ART|JOG 10 bertempat di Jogja National Museum (JNM), Jumat (19/05/2017) malam. Mengangkat tema Changing Perspective atau mengubah sudut pandang individu-individu, ART|JOG tahun 2017, yang merupakan penyelenggaraan tahun ke 10, akan digelar selama 30 hari, hingga 19 Juni 2017 mendatang. 

Ribuan pengunjung antusias mengunjungi pembukaan ART|JOG 10.

Tim kurator ART|JOG 10, Ignatia Nilu, mengatakan total ada sebanyak 59 seniman yang terlibat dalam ART|JOG 10 tahun ini. Selain menampilkan puluhan karya seni rupa dari seniman lokal, ART|JOG 10 ini juga mengundang seniman asal luar negri, seperti Singapura, Inggris, Jepang, Amerika, hingga Australia untuk ikut berpartisipasi.

Tak hanya memamerkan karya seni rupa, sejumlah karya seni pertunjukan, seperti teater, tari, musik hingga film juga ikut ditampilkan dalam ajang ini. Di antara yang ditampilkan adalah  karya sejumlah sineas ternama, seperti Nicholas Saputra yang memamerkan karya bertema penyelamatan gajah Gunung Leuser, Aceh.

Dalam keseempatan ini juga diadakan pemutaran film Setan Jawa karya sutradara Garin Nugroho, yang sebelumnya pernah ditayangkan di Jakarta dan Australia.

GKR Mangkubumi (kanan) melihat karya seni rupa berupa cetakan Burung Garuda.
Dibuka secara resmi oleh Putri pertama Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Mangkubumi, ART|JOG 10, dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai daerah termasuk para wisatawan luar negri. Banyaknya pengunjung yang datang ke ajang ini, bahkan memaksa pihak panitia, membatasi pengunjung untuk masuk ke dalam gedung pamer. Yakni dengan menggilir sejumlah rombongan agar tidak berdesakan.

Membacakan sambutan Sultan, GKR Mangkubumi mengaku mengapresiasi gelaran ART|JOG yang mulai digelar sejak tahun 2008 silam bernama Jogja Art Fear. Penyelenggaraan ART|JOG hingga memasuki tahun ke 10 menurutnya menjadi bukti bahwa kegiatan berkesenian tidak akan pernah mati, karena dihidupi oleh kecintaan para pekerja seni baik sebagai profesi maupun panggilan jiwa.

"Saya menyambut baik penyelenggaraan Art Jog ini. Saya berharap Art Jog bisa terus berlanjut, sehingga semakin berkembang dan semakin dikenal luas secara internasional," ujar GKR Mangkubumi membacakan sambutan Sultan.

Suasana pameran.

Jurnalis: Jatmika H Kusmargana/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Jatmika H Kusmargana
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours