JUMAT, 12 MEI 2017

JAKARTA --- Kalau tidak ada perubahan, rencananya PT. Jasa Raharja akan menaikkan besaran santunan assuransi sebesar 2 kali lipat kepada korban atau keluarga korban yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas angkutan penumpang umum. Keputusan menaikkan besaran pembayaran santunan tersebut mulai efektif diberlakukan pada 1 Juni 2017 mendatang.

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati
Hal tersebut disampaikan Budi Setyarso, Direktur Utama PT. Jasa Raharja kepada wartawan dalam sebuah acara sosialisasi di Gedung Dhanapala, Kompleks Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017).

Sementara itu, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati yang juga hadir dalam acara tersebut sempat mengingatkan kepada PT. Jasa Raharja senantiasa agar memperhatikan para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

"Beberapa hari menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, biasanya terjadi peningkatan volume penumpang dan juga volume kendaraan pribadi yang sangat tajam, terutama bagi mereka yang ingin pulang mudik merayakan Lebaran di kampung halamannya masing-masing. Hal tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak terkait, salah satunya adalah Jasa Raharja," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Jumat (12/5/2017).

Sri Mulyani Indrawati juga menjelaskan, selain memberikan jaminan asuransi korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang umum, PT. Jasa Raharja juga akan memberikan layanan baru yaitu mengganti biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan juga mengganti biaya fasilitas mobil ambulans.

Hal tersebut ditandai dengan keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2017 tentang pertanggungan santunan untuk kecelakaan lalu lintas dan juga penumpang kendaraan angkutan umum.

Selain itu juga didukung dengan keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) lainnya Nomor 16 Tahun 2017, yang mengatur tentang besaran santunan dan sumbangan wajib untuk korban kecelakaan lalu lintas di jalan.
Jurnalis : Eko Sulestyono / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Eko Sulestyono
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours