Tantangan Pengusaha Kontruksi Indonesia, Kian Berat

42

KAMIS, 4 MEI 2017

BANJARMASIN — Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, berharap siapa pun Ketua Dewan Pengurus Daerah Gabungan Pengusaha Kontruksi Indonesia (DPD Gapensi) Kalimantan Selatan, yang terpilih, harus dapat membawa organisasi pengusaha kontruksi di Banua bisa lebih maju. 

Pelantikan pengurus Gapensi Kalimantan Selatan, periode 2017-2022.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, itu juga mengatakan, jika tantangan pengusaha kontruksi sekarang sudah sangat berat, baik itu karena sudah mulai banyaknya pengusaha kontruksi luar yang masuk, regulasi di dunia kontruksi yang kian ketat hingga kebijakan pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat.

“Dengan kondisi yang serba sulit sekarang, tentunya Ketua Gapensi Kalsel terpilih harus kreatif mengarahkan anggotanya, agar bisa tetap memenangkan persaingan,” katanya, saatnya memberi sambutan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XII Provinsi Kalsel, sekaligus Rapat Koordinasi Wilayah Gapensi se-Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan di Banjarmasin, Rabu (3/5/2017), malam.

Dalam musyawarah tersebut, Edy Suryadi resmi kembali menahkodai organisasi DPD Gapensi Kalsel, untuk periode 5 tahun ke depan. Edy memenangi pemilihan Ketua Umum DPD Gapensi Kalsel Periode 2017-2022 secara aklamasi. “Kemenangan ini akan saya jawab dengan kerja yang lebih nyata untuk menjadikan organisasi pengusaha kontruksi seperti Gapensi makin eksis lagi di Banua,” kata Edy.

Selain menjadikan organisasi Gapensi Kalsel semakin eksis, Edy juga menjanjikan akan mendorong peningkatan kualitas anggotanya, agar semakin siap menghadapi persaingan di era global. “Saya ingin ke depan para anggota Gapensi di Kalsel tak hanya melulu menggarap proyek di tingkat lokal saja, namun bisa juga hingga tingkat nasional. Untuk mewujudkannya, pembinaan pada anggota harus diintensifkan,” jelasnya.

Jurnalis: Diananta P. Sumedi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Diananta P. Sumedi

Source: CendanaNews

Komentar