KAMIS, 18 MEI 2017

PADANG --- Sejatinya aplikasi Sistem Administrasi Perkantoran Maya (SiMaya) untuk mempermudah kinerja di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat ( Pemprov Sumbar), ternyata belum dijalankan oleh seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Yeflin Luandri
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Yeflin Luandri mengatakan, dari 30 lebih OPD yang ada di Sumbar baru ada sepuluh OPD yang telah menjalankan, yakni Biro Umum, Biro Humas Setdaprov Sumbar, Inspektorat, Bappeda, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, serta Dinas Komunkasi dan Informatika sendiri.

"Sejauh ini, sepuluh OPD itu dalam menjalankan SiMaya belum ada laporan kendala yang dihadapi. Kalau soal fasilitas yang menjalankan SiMaya itu telah diberikan waktu launching tahun 2016 lalu, dan untuk bimbingan teknis untuk menjalankan aplikasi SiMaya tersebut juga telah diberikan," jelasnya, Kamis (18/5/2017).

Ia menyebutkan, sebelumnya aplikasi SiMaya ini berada pada Biro Humas Setdaprov Sumbar, namun setelah adanya perubahan nomenklatur kini berada pada Diskominfo. Tidak hanya itu, tujuan awal diterapkannya untuk memudahkan para OPD dalam sistem administrasi yang memanfaatkan IT.

Sementara itu, untuk sisa OPD lainnya yang belum menerapkan aplikasi SiMaya, bulan Mei ini akan diusulkan. Setelah itu, dilanjutkan dengan bimbingan teknis dalam menjalankan aplikasi SiMaya tersebut.

Namun, dari keterangan salah seorang kepala dinas OPD di lingkungan Pemprov Sumbar, yang enggan disebutkannya namanya mengakui, sangat sulit untuk menjalankan aplikasi SiMaya tersebut. Bahkan, peralatan yang telah diberikan untuk mengoperasikan SiMaya itu, diserahkan ke staff nya.

"Tidak mengerti saya menjalankan aplikasi SiMaya itu, dari pada saya pegang dan tidak dijalankan, peralatannya saya serahkan ke staff saya. Kalau soal manfaatnya, mungkin karena saya tidak bisa menjalankannya, jadi saya belum tahu apa manfaat dari aplikasi SiMaya itu," tegasnya.

Tidak hanya itu, kepala dinas OPD lainnya juga menyatakan hal yang tidak jauh berbeda dengan kepala dinas OPD sebelumnya, yang mengakui tidak mengerti untuk mengoperasikan aplikasi SiMaya tersebut.

"Kalau menurut saya, tidak usahlah dipaksakan untuk menjalankan sistem administrasi secara IT jika tidak paham. Lebih bagus manual saja, buat surat print lalu kasihkan ke pimpinan," ucapnya.
Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Muhammad Noli Hendra
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar:

0 comments so far,add yours