Trans Mentawai Solusi Bebaskan Mentawai dari Status Daerah Tertinggal

0
19

SABTU, 20 MEI 2017

PADANG — Bupati terpilih Kepulauan Mentawai,  Provinsi Sumatera Barat, Yudas Sabaggalet mengatakan, setelah terpilihnya kembali memimpin Kabupaten Kepulauan Mentawai, fokus utama ialah infrastruktur jalan yakni segera menuntaskan pembangunan Trans Mentawai.

Sekretaris Komisi A DPRD Mentawai Nelsen (kiri) Bupati Mentawai terpilih Yuddas (tengah) dan didampingi oleh Wakil Bupati terpilih Kortanius.

“Persoalan Mentawai saat ini ialah akses transportasi, karena Mentawai terdiri dari beberapa pulau. Jadi, untuk menggapai antar pulau itu, maka Trans Mentawai merupakan solusi satu satunya yang harus dijalankan,” jelasnya, saat ditemui di Padang, Sabtu (20/5/2017).

Yuddas menyebutkan, hingga saat ini pembebasan lahan tidak ada yang dipersoalkan lagi, hanya saja terkait ada hutan konservasi, namun telah berkoordinasi langsung ke pemerintah pusat, dan hasilnya kini memulai pembangunan.

Menurutnya, jika Trans Mentawai terwujud,  maka perekonomian di Mentawai akan turut tumbuh, dan persoalan pendidikan dan kesehatan juga akan ikut membaik. Intinya, masyarakat di Mentawai memang sangat mengharapkan Trans Mentawai segera dikerjakan dan diselesaikan, sehingga masyarakat bisa menikmati akses transportasi yang aman dan nyaman, tanpa perlu naik kapal untuk transportasi antar pulau.

“Dengan waktu kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati terpilih Kortanius Sabeleake, saya targetkan pembangunan Trans Mentawai bisa mencapai 90 persen,” tegasnya.

Sementara itu, terkati Telekomunikasi, Yuddas berharap agar pihak Telkom segera mewujudkan keinginan masyarakat yakni jaringan komunikasi yang stabil. Karena selama ini, untuk menelpon dari Padang ke Mentawai, atau luar daerah yang ingin menelpon ke Mentawai, sering mengalami gangguan sinyal, sehingga sangat terasa ketidaknyamanan dalam menggunakan telekomunikasi.

“Jadi, mengingat Trans Mentawai sudah menjadi fokus kita untuk dibangun, maka telekomunikasi juga harus segera ada di Mentawai. Untuk itu saya berharap bentul, pihak Telkom benar-benar menyegerakan pembangunan telekomunikasi di Mentawai,” ucapnya.

Sedangkan terkait anggaran pembangunan Trans Mentawai, Yuddas menegaskan meski secara anggaran merupakan dari APBN, jika APBN memiliki respon yang lambat, maka Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai akan mengupayakannya dengan menggunakan anggaran dari APBD.

Melihat keseriusan dari bupati terpilih yang akan dilantik hari Senin mendatang itu, Sekretaris Komisi A DPRD Mentawai, Nelsen mengatakan, untuk kemajuan Mentawai, DPRD Mentawai akan mendukung hal yang dilakukan oleh Pemkab Mentawai.

“Lima tahun masa kepemimpinan Yuddas pada periode tahun lalu, saya melihat Mentawai sudah cukup maju jika melihat dari sebelumnya. Untuk itu,  selaku wakil rakyat, saya rasa Yuddas akan mampu untuk mewujudkan Trans Mentawai tersebut, apalagi persoalahan tidak ada, dan melakukan pembangunan dan anggaran,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu cara membebaskan Mentawai dari status daerah tertinggal, memang harus mewujudkan Trans Mentawai. Ia menilai, jika akses transportasi bagus, maka segala hal lainnya akan turut membaik, seperti pendidikan dan kesehatan.

“Selama ini gara-gara akses susah yakni harus menempuh laut, masyarakat jadi susah juga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Nah, jika Trans Mentawai ada, persoalan tersebut tidak akan ada lagi, sehingga Mentawai bisa memiliki peluang untum terbebas dari statusnya sebagai daerah tertinggal,” ungkap Nelson.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Muhammad Noli Hendra
Source: CendanaNews

Komentar