Vandalisme, Marak, Warga Ciamis, Geram

79

KAMIS, 18 MEI 2017

CIAMIS — Aksi corat-coret tembok yang terjadi di wilayah Kabupaten Ciamis, kian memprihatinkan. Aksi ini sering dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Selain merugikan, aksi ini juga mengurangi keindahan.

Nuryanto menunjukkan coretan di Gapura Selamat Datanng Kabupaten Ciamis

Tidak hanya fasilitas umum, seperti halte, tembok rumah warga, pertokoan, sekolah, tempat ibadah, perkantoran, dan taman, yang menjadi sasaran aksi tersebut, tetapi juga tembok-tembok fasilitas umum lainnya seperti yang terjadi di Gapura Selamat Datang Kabupaten Ciamis.

Terlihat di tembok Gapura Selamat Datang Kabupaten Ciamis, yang berbatasan dengan Kabupaten Pangandaran, tepatnya di wilayah Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini kondisinya kotor dan penuh coretan. Di lokasi tersebut, terlihat ada beberapa dinding tembok yang penuh dengan coretan berupa tulisan warna hitam, biru, bahkan merah, dengan menggunakan cat semprot.

Dari pantauan di lokasi, Kamis  (18/5/2017), dinding-dinding tembok yang ada di Gapura Selamat Datang Kabupaten Ciamis tersebut, menjadi sasaran tangan orang-orang jahil. Terdapat coretan dan tulisan tidak bermakna, sehingga mengurangi keindahan, kenyamanan dan keasrian sebuah Batas Wilayah Kabupaten.

Nuryanto, salah seorang warga Cisaga, yang sedang beristirahat di Gapura Selamat Datang Ciamis, mengaku sangat menyayangkan aksi corat-coret yang masih kerap terjadi di tempat-tempat umum. Menurutnya, aksi tersebut akan terus terjadi, selama pelakunya belum tertangkap dan diberikan sanksi yang berat. Pelaku vandalisme sendiri sangat sulit ditangkap, karena para pelaku biasanya melancarkan aksinya tersebut pada malam hari.

Hal senada juga ungkapkan Anto, warga Banjarsari. Menurutnya, aksi corat-coret tembok yang terjadi di Gapura Selamat Datang Kabupaten Ciamis, sangat merugikan Pemerintah Kabupaten Ciamis, karena Pemerintah Kabupaten Ciamis, harus mengeluarkan kembali biaya untuk melakukan pengecetan ulang.

“Warga dan para pengguna jalan yang sering melintas di wilayah Gapura Selamat Datang Kabupaten Ciamis, tersebut berharap banyak kepada pihak Pemerintah Kabupaten Ciamis, agar segera melakukan pengecatan ulang dan menghapus hasil coretan-coretan tangan jahil yang tidak bermakna itu, dan berharap kepada pihak kepolisian, bila ada kerumunan pemuda yang melakukan aksi serupa, agar segera diamankan, dan diberi hukuman yang setimpal, karena aksi yang mereka lakukan sangat merugikan bagi semua pihak,” pungkasnya.

Jurnalis: Baehaki Efendi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Baehaki Efendi

Source: CendanaNews

Komentar