Windows Lama Rawan Terinfeksi Virus Ransomware Wanna CRY

88

MINGGU, 14 MEI 2017
JAKARTA — Saat ini sebagian besar negara-negara di dunia dan juga termasuk Indonesia sedang bersiap menghadapi ancaman serangan virus komputer Malware Ransomware jenis Wanna CRY. Serangan virus komputer tersebut bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk serangan teroris siber yang sangat berbahaya. 

Menkominfo Rudianto.

Serangan virus komputer jenis ini dilaporkan telah “menginfeksi” jaringan internet di beberapa Rumah Sakit (RS) dan juga fasilitas penting lainnya, sehingga sempat mengganggu dan melumpuhkan operasional pelayanan. Menurut laporan Kemenkominfo, sistem komputer milik RS. Jantung Harapan Kita dan juga RS. Kanker Dharmais diduga telah terinfeksi virus komputer jenis ini.

Demikian pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara kepada para awak media saat menggelar acara jumpa pers di Bakoel Coffee, Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu siang (14/5/2017). Namun Rudiantara juga menghimbau kepada semua pihak jangan panik, karena serangan virus tersebut sebenarnya  bisa dihindari.

Menkominfo Rudiantara juga menghimbau agar semua intansi pemerintah maupun pihak swasta dan juga perseorangan atau individu melakukan berbagai langkah-langkah antisipasi untuk mencegah agar virus komputer tersebut agar tidak menyebar ke mana-mana. Salah satu caranya adalah segera menghubungi pihak Kemenkominfo melalui nomor telepon 021-31925551 atau 021-31935556 pada hari atau jam kerja.

Menkominfo Rudiantara menjelaskan bahwa serangan siber khususnya  yang menyerang jaringan internet di Indonesia dipastikan berjenis Ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer dengan cara mengunci komputer atau mengenkripsi semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali.

“Tahun ini sebuah jenis Ransomware baru telah muncul yaitu yang dinamakan Wanna CRY. Wanna CRY Ransomware mengincar PC yang berbasis windows yang diduga memiliki kelemahan terkait fungsi Server Message Block (SMB), besar kemungkinan sistem perangkat software yang dimiliki Windows yang lama atau windows 8 ke bawah dan juga tentu saja Windows bajakan sangat rawan terhadap serangan virus tersebut” papar Menkominfo Rudiantara di Jakarta, Minggu (14/5/2017).

Jurnalis: Eko Sulestyono/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
Source: CendanaNews

Komentar