Begini Ketika Masakan Rendang Difestivalkan

and
77
Ketua Dekranasda Kota Padang, Hj Harneli bersama Lurah Andi saat memasak rendang. Foto: Istimewa

PADANG – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menggelar lomba memasak Rendang atau ‘Marandang’ dalam Festival Kuliner Tradisional Minangkabau 2017. Lomba yang diikuti antar 104 kelurahan di 11 kecamatan ini, tidak hanya dalam rangka saling memamerkan cara pembuatan serta kegurihan dan kelezatannya saja.

Ketua Dekranasda Kota Padang, Hj. Harneli mengatakan, lomba tersebut juga untuk memotivasi generasi muda khususnya kaum perempuan agar senantiasa melestarikan masakan khas tradisional Sumatera Barat hingga masa-masa yang akan datang.

Menurut Harneli, festival Marandang ini memang harus selalu diadakan dan terus digelorakan khususnya di Kota Padang. Sebagaimana ia juga mengkhawatirkan, jika itu tidak dilakukan suatu saat nanti rendang bisa habis, punah atau bahkan tidak dimasak lagi oleh masyarakat.

“Budaya Marandang ini perlu diwariskan kepada generasi muda kita. Sehingga mereka tetap bisa melanjutkan ilmu memasak masakan yang sudah diwariskan turun-temurun,” katanya, di halaman Museum Adityawarman, Minggu (16/7/2017). .

Harneli juga mengharapkan, agar semua pihak terus mendukung perkembangan industri berbagai makanan tradisional agar semakin digemari dan mampu berkembang. Sehingga dengan itu diharapkan akan mampu mengantisipasi gempuran bermunculannya kuliner atau fast food dari mancanegara.

“Semoga melalui lomba ini akan memotivasi kita semua khususnya generasi muda untuk mau belajar dan melanjutkan ilmu marandang ini,” imbuh istri Wali Kota Padang itu memotivasi.

Dalam kesempatan itu sekian banyak peserta yang diikuti pejabat, staf dan juga masyarakat yang mewakili kelurahannya masing-masing, terlihat saling berjibaku memasak rendang untuk menjadi yang terbaik dalam penilaian.

Sementar itu, Lurah Gunung Pangilun Padang, Andi Amir mengatakan, peserta lomba sangat antusias dalam mengikuti lomba marandang tersebut. Ia pun juga berharap melalui lomba ini rendang semakin diminati oleh masyarakat sekaligus mampu melahirkan regenerasi dalam proses pembuatannya.

“Kita tahu, bahwa sampai saat sekarang ini rendang merupakan salah satu kuliner terlezat di dunia dari Sumatera Barat. Kami setuju sekali lomba marandang ini terus diadakan agar para generasi muda atau Rang Mudo terus mewarisinya,” ungkapnya.

Festival Kuliner Tradisional Minangkabau 2017 tersebut dibuka secara resmi ditandai dengan penabuhan gendang secara bersama-sama oleh Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo bersama Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata RI.

 

Komentar