Berkat Tour de Flores, Pedagang Raup Untung Berlipat

478
Maria Goo bersama suami sedang menjual aneka makanan dan minuman di depan pintu samping lapangan Berdikari Mbay. Foto: Ebed de Rosary

MBAY –  Para  pedagang yang selama ini berjualan di pasar dan terminal Mbay serta di lapangan Berdikari Mbay di samping kantor DPRD Nagekeo meraup untung dua kali lipat berkat adanya iven Tour de Flores (TdF) 2017.

Maria Goo, salah seorang pedagang minuman dan gorengan yang ditemui Cendana News di samping lapangan Berdikari Minggu (16/7/2017) mengatakan, adanya TdF membuat dagangannya laku dua kali lipat akibat banyaknya warga yang berkumpul menyaksikan penyerahan hadiah kepada pemenang TdF etape ketiga.

“Saya bersyukur ada kegiatan ini karena kalau hari biasa jualan saya sepi tapi saat acara TdF dilaksanakan di tempat ini saya bisa untung hampir 500 ribu sehari,” ujarnya.

Maria mengakui, meski banyak pembeli dirinya tidak menaikkan harga jual makanan dan minuman sebab harga sudah diketahui masyarakat dan dirinya tidak mau menyusahkan para pembeli yang kebanyakan juga masyarakat kelas bawah.

“Ya lumayanlah untungnya tapi kita juga sebagai pedagang jangan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meraup untung besar,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Muhamad Nur Iqbal, salah seorang pedagang es buah yang berjualan bersama sang ibu di lokasi pintu masuk sebelah selatan lapangan Berdikari. Saat ditanya Cendana News mengenai dampak langsung yang dirasakannya.

Iqbal mengakui, selama acara penyerahan hadiah kepada pemenang Tour de Flores di lapangan Berdikari, dirinya bisa meraup untung 500 sampai 800 ribu rupiah dalam sehari berjualan dibandingkan hari biasa.

“Kalau hari pasar setiap hari Sabtu saya paling tinggi meraup untung 500 ribu rupiah saja tetapi saat ada kegiatan TdF untung saya bisa dua kali lipat,” ungkapnya.

Pria asal Makassar ini mengaku senang diberi kesempatan oleh Pemda Nagekeo dalam hal ini panitia TdF yang tidak melarang masyarakat berjualan di sekitar pintu masuk lapangan Berdikari sehingga dagangan mereka bisa diburu para pembeli.

“Saya berharap iven Tour de Flores bisa diselenggarakan setiap tahun dan bisa memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat selain peningkatan kunjungan wisatawan ke Flores,” pungkasnya.

Muhamad Nur Iqbal bersama sang ibu sedang berjualan es buah di depan lapangan Berdikari Mbay. Foto: Ebed de Rosary

Komentar