Bulog Riau Perpanjang Gerakan Stabilisasi Pangan

141

PEKANBARU – Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau menyatakan hingga kini masih memperpanjang program gerakan stabilisasi pangan di setiap titik kantor sub Divre se-Riau-Kepri dengan menjual beberapa komoditas.

“Kami tetap menjual beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih daging kerbau beku dan cabai keriting,” kata Humas Bulog Divre Riau-Kepri, Hendra Gunafi di Pekanbaru, Minggu.

Tujuannya untuk menyediakan kebutuhan pangan di tengah masyarakat dengan harga murah dari pasar. Serta mendekatkan masyarakat dengan titik kebutuhan pokok.

Untuk Kota Pekanbaru, kata dia aktivitas ini telah menggandeng puluhan mitra Rumah Pangan Kita (RPK) di 12 kecamatan.

Hendra menjelaskan Bulog memang sejak dua pekan sebelum Ramadan 1438 H lalu sudah membuat gerakan stabilisasi pangan di setiap titik kantor sub Divre se Riau- Kepri dengan menjual beberapa komoditas pangan.

Walau Idul Fitri 1438 Hijriyah sudah berlalu, ujarnya pihaknya sampai saat ini belum ada instruksi dari Bulog Pusat untuk menghentikan.

“Mungkin gerakan ini dianggap efektif menstabilkan harga mengingat menjelang Idul Fitri kemarin bahan pokok tidak terjadi lonjakan seperti tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Hendra menambahkan untuk kebutuhan daging kerbau beku pihaknya akan melakukan permintaan pasokan ke pusat sebanyak lima ton lagi.

“Penambahan daging dari pusat sebanyak lima ton mudah-mudahan minggu depan sudah sampai ke Pekanbaru,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan di Kantor Bulog Riau Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru aktivitas penjualan beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih daging kerbau beku dan cabai keriting melalui gerakan stabitas pangan disambut antusias oleh masyarakat.

Harganya jelas lebih murah dari pasar, seperti beras kualitas premium dijual Rp9.300/kg, gula pasir Rp12.500/kg, minyak goreng Rp11.000/kg, daging kerbau beku Rp80.000/kg, bawang merah di bawah Rp20.000/kg, dan bawang putih di bawah Rp38.000/kg. (Ant)

Komentar