Dukung Sanitasi Lingkungan Sejumlah Desa Lamsel Terima Bantuan IPAL

130
Bupati Lamsel Zainudin Hasan melihat proses penandatanganan hibah IPAL kepada desa penerima di Lamsel/ Foto: Kominfo LS/Henk Widi.

LAMPUNG — Upaya pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dalam meningkatkan derajat hidup bidang kesehatan terus dilakukan dengan memperhatikan pengelolaan dan pengolahan limbah yang ada di masyarakat baik limbah rumah tangga (domestik) maupun industri.

Menurut Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan salah satu upaya Pemkab Lamsel diantaranya dengan memberikan bantuan hibah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) kepada masyarakat di beberapa kecamatan di kabupaten paling Selatan di Pulau Sumatera tersebut.

IPAl  sangat penting untuk memproses air sisa proses produksi pabrik dan rumah tangga serta fasilitas lain baik perseorangan maupun komunal agar masyarakat di Lamsel terjamin dari sisi kesehatan.

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dalam keterangan tertulis Dinas Komunikasin dan informatika Kabupaten Lampung Selatan yang diterima Cendana News menyebut sebagai wujud perhatian kepada masyarakat.

“Saat ini masyarakat harus memahami fungsi semboyan kebersihan sebagian dari iman dan pemerintah ikut membantu dalam penyediaan sarana kebersihan lingkungan melalui alat IPAL baik bagi setiap keluarga maupun komunal atau masyarakat,” terang Zainudin Hasan saat menandatangani perjanjian naskah hibah daerah antara Bupati Lampung Selatan dengan kelompok swadaya masyarakat penerima IPAL di  Desa Sukabanjar Kecamatan Sidomulyo, Senin (17/7/2017).

Zainudin Hasan mengungkapkan fasilitas IPAL sangat berguna bagi kehidupan masyarakat karena limbah yang dibuang dari sektor rumah tangga tidak boleh dibuang langsung ke sungai yang bisa mengakibatkan sungai tercemar.

Fungsi IPAl yang akan diaplikasikan di beberapa kecamatan penerima bantuan diakuinya sangat berguna untuk menyaring air yang sudah tercemar dari rumah tangga maupun industri.

Pemberian fasilitas IPAL tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Sanitasi Lingkungan berbasis masyarakat. Dana ini  merupakan sub bagian dari DAK bidang infrastruktur yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan di daerah tertentu  dan merupakan tanggungjawab daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Terkait DAK sanitasi di Kabupaten Lampung Selatan yang dikucurkan dalam bentuk fasilitas IPAL tersebut Zainudin Hasan menyebut nilainya cukup besar.  Jumlah bantuan sekitar 3 miliiar rupiah.

Bantuan itu disalurkan bagi sebanyak 10 desa dari beberapa kecamatan di antaranya Kecamatan Bakauheni,Kecamatan Penengahan, Kecamatan Ketapang, Kecamatan Sidomulyo, Kecamatan Kalianda dan Kecamatan Tanjungbintang.

Beberapa desa terpilih di antaranya Desa Pisang, Desa Tanjung Heran, Desa Kecapi, Desa Sidorejo, Desa Talang Baru, Desa Suka Banjar, Desa Serdang, Desa Bakauheni, Desa Gayam, dan Desa Legundi.

Desa-desa ini merupakan wilayah dominan masyarakatnya masih menggunakan sungai dan laut untuk aktivitas MCK. Pemberian fasilitas IPAL dimaksudkan untuk memberikan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan khususnya dalam hal buang air besar.

Komentar