Gunung Kidul Siapkan Kuota 40 KK dalam Program Transmigrasi

38
Salah satu daerah transmigrasi di era Presiden Soeharto

YOGYAKARTA — Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan kuota 40 kepala keluarga dalam program transmigrasi 2017 ke sejumlah daerah di Pulau Sumatera dan Sulawesi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunung Kidul Tommy Harahap, di Gunung Kidul, Senin (17/7/2017) mengatakan sebanyak 40 KK calon transmigran itu akan diberangkatkan ke berbagai daerah, seperti Poliwali Mandar, Sumatera Selatan, Banjarmasin, dan Sumatera Barat.

“Pada 2017 sebanyak 40 KK untuk warga Gunung Kidul yang berminat mengikuti program transmigrasi,” katanya lagi.

Dia mengatakan, transmigran yang sudah terdaftar nantinya akan mendapatkan pembekalan terlebih dahulu di Balai Besar Latihan Kerja (BBLK) Yogyakarta. Berbagai macam keterampilan mulai dari pertanian, peternakan, pertukangan sampai pelatihan “home industry” diberikan.

“Sebelum berangkat akan diberikan pelatihan,” katanya lagi.

Tommy mengatakan, pihaknya berupaya warga Gunung Kidul mengikuti program transmigrasi agar perekonomian mereka meningkat.

“Kami menyosialisasikan agar warga mau bertransmigrasi,” kata dia.

Ia menegaskan pemkab setempat telah membangun kemitraan dengan masing-masing pemerintah daerah setempat, agar para transmigran mendapatkan fasilitas di daerah tujuan. “Warga di sana akan mendapatkan beberapa fasilitas,” katanya pula.

Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Gunung Kidul Basuki mengatakan transmigran mendapatkan fasilitas rumah, jaminan hidup, dan pembinaan di UPT daerah tujuan. Sedangkan dari pemkab mendapatkan bibit pertanian, alat pertanian dan alat pertukangan. Jaminan hidup diberikan selama 18 bulan selama satu setengah tahun untuk lahan basah, dan satu tahun untuk lahan kering.

“Jadi transmigran sudah memiliki modal,” katanya lagi.

Ia mengatakan pada 2016 lalu, Gunung Kidul mendapatkan kuota transmigran sebanyak 40 KK, dengan jumlah pendaftar mencapai 30 KK. Jumlah transmigran untuk 2017 ini meningkat dari 2016 lalu.

“Jumlah ini terus meningkat dibandingkan kuota transmigran tahun 2015 lalu, hanya sebanyak 15 slot yang terisi,” kata dia pula. [Ant]

Komentar