Juni 2017, Ekspor Naik dan Impor Provinsi NTB Turun

and
38
Kepala BPS NTB Endang Tri Wahyuningsh/Foto: Turmuzi.

MATARAM — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB), Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, berdasarkan data BPS Provinsi NTB, ekspor NTB pada Juni 2017 mengalami kenaikan sebesar 36,70 persen dari total ekspor secara keseluruhan yang mencapai US$ 59 925 062.

“Ekspor NTB Juni ada kenaikan dibandingkan dengan ekspor Mei 2017 senilai USS 43.837.836, di mana ekspor terbesar ditujukan ke negara Jepang sebesar 63,94 persen, Korea Selatan sebesar 31,94 persen dan Hongkong sebesar 3,36 persen,” kata Endang di Mataram, Senin (17/7/2017).

Di mana jenis barang ekspor terbesar antara lain barang tambang atau galian non migas senilai USS 57.339.682 atau 95,69 persen, perhiasan permata senilai US$ 2.098.030 atau 3,50 persen, ikan dan udang sebesar US$ 273.096 (0,46 persen).

Sementata untuk nilai impor Provinsi NTB bulan Juni 2017 mengalami penurunan sebesar 81,38 persen dari total keseluruhan impor yang mencapai US$ 2.251.496.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan impor bulan Mei 2017, yaitu sebesar USS 273.096 atau 0’46 persen. Sebagian besar Impor berasal dari negara Australia 38,89 persen, Cina 20,55 persen dan Malaysia 16,81 persen.

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah benda-benda, besi dan baja 20,17 persen, benda kimia anorganik 19,66 persen dan bahan bakar mineral sebesar 19,33 persen” terangnya.

Komentar