Kecamatan Penengahan Minta Pelaksana Proyek JTTS Bantu Masyarakat

and
29
Proyek JTTS ruas Balauheni- Terbanggibesar di Kecamatan Penengahan [Foto: Henk Widi]

LAMPUNG — Miskomunikasi antara penyelenggara proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggibesar dengan masyarakat sekitar menyebabkan aktifitas proyek sedikit terganggu. Kali ini warga yang tidak terdampak langsung melakukan pemalangan jalan yang dilewati oleh kendaraan proyek.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, penghentian sementara aktifitas kendaraan proyek pembangunan JTTS tersebut akibat proposal yang diminta warga dianggap belum dipenuhi pihak pelaksana. Warga mengeluhkan debu beterbangan, lalu lalang kendaraan, suara bising kendaraan serta dampak lain.

“Kami tetap mendukung proyek jalan nasional dan tidak menghambat dengan catatan pelaksana proyek JTTS memperhatikan kepentingan masyarakat,” sebutnya kepada Cendana News, Senin (17/7/2017).

Terkait aksi penghentian aktifitas kendaraan proyek di titik JTTS Desa Banjarmasin Kecamatan Penengahan pada Sabtu (15/7) pihak Kecamatan Penengahan mengumpulkan puluhan warga, pihak pelaksana JTTS diwakili oleh PT Pembangunan Perumahan (PP) dan unsur pimpinan kecamatan (Uspika), di antaranya Kapolsek Penengahan, Danramil 421-03/Penengahan serta pihak terkait di aula Kecamatan Penengahan.

Camat Kecamatan Penengahan Koharuddin menyebut insiden tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara warga dan pihak pelaksana proyek JTTS yang belum ada titik temu.

Ia menyebut permasalahan kecil yang diduga akibat belum dipenuhinya permintaan warga tersebut harus dicarikan solusi terbaik agar kepentingan warga bisa dipenuhi dan juga tidak mengganggu proses pembangunan skala nasional tersebut.

Koharuddin berharap kepada pelaksana proyek JTTS dalam hal ini PT Pembangunan Perumahan agar bisa memperhatikan kepentingan warga yang tinggal di desa desa yang dilalui oleh JTTS.

Perhatian tersebut diantaranya mulai dari perekrutan tenaga kerja dan perbaikan fasilitas dan sarana kepentingan umum warga diantaranya jalan serta rumah ibadah.

“Permasalahan ini harus kita lihat dalam perpesktif yang lebih luas untuk kepentingan nasional meski kami minta pihak pelaksana JTTS juga memperhatikan kepentingan masyarakat,” ungkap Koharuddin.

Terkait aksi warga Kapolsek Penengahan AKP Mulyadi Yakub berharap aksi pemblokiran, penutupan jalan di lokasi proyek JTTS bisa dilakukan jika sudah memiliki ketetapan hukum yang tetap dari pihak pengadilan.

Ia juga mendesak kepada masyarakat terkait permintaan proposal agar bisa bersabar sebab pihak PP tetap memiliki kepedulian termasuk dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) pelaksana tol kepada masyarakat.

 

General Affair PT Pembangunan Perumahan (PP) Yus Yusuf yang hadir dalam pertemuan tersebut mengaku selama proses pembangunan JTTS kepedulian kepada masyarakat dalam hal kepentingan umum di antaranya bantuan untuk bangunan masjid, pembuatan dua titik sumur bor serta pembuatan jalan rigid.

“Kami pihak pelaksana JTTS tetap memperhatikan kepentingan masyarakat termasuk melakukan izin kepada setiap kepala desa termasuk perekrutan pekerja proyek tol,” terang Yus Yusuf.

Terkait proyek pembangunan yang melibatkan masyarakat Yus Yusuf memastikan di desa desa yang dilalui telah dilakukan dengan merekrut warga sekitar mulai dari petugas keamanan hingga petugas lain.

Warga Desa Banjarmasin terimbas proyek JTTS bertemu dengan Uspika Kecamatan Penengahan [Foto: Henk Widi]
Ia bahkan berjanji akan berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai penyedia lahan untuk bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat dan masih akan dibicarakan dalam pertemuan dengan pihak PUPR dan Pemkab Lampung Selatan dalam waktu dekat. Apalagi target proyek JTTS harus selesai pada Februari 2018.

Pantauan Cendana News pertemuan dengan warga tersebut juga disela dengan persoalan adanya dua dari sepuluh makam warga terimbas proyek JTTS yang hingga kini belum menerima ganti rugi. Warga juga berharap akses jalan yang dipergunakan kendaraan JTTS segera diperbaiki dengan sebanyak tiga titik.

Komentar