Keluar dari Panti, Anak Didorong untuk Mandiri

93
Ilustrasi

JAKARTA — Sebanyak 32 anak yang mendapatkan pembinaan di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3 milik Dinas Sosial DKI Jakarta telah menyelesaikan masa sekolah dan didorong untuk mandiri setelah keluar dari panti.

Kepala Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3, Ucu Rahayu mengatakan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, pelepasan merupakan langkah awal anak-anak untuk mandiri dengan bekerja atau melanjutkan kuliah.

“Bagi mereka yang memiliki orang tua, kami alihkan tanggung jawab kepada keluarga, sedangkan yang tidak memiliki keluarga akan kami dampingi sampai mereka benar-benar siap mandiri,” ujar Ucu Rahayu. Ucu menuturkan selain acara tahunan setiap memasuki ajaran baru, pelepasan juga sarana evaluasi panti dalam melakukan pelayanan dan pembinaan sosial.

Pihaknya juga mengumpulkan keluarga dari anak-anak itu agar bisa melihat mereka telah selesai melewati masa sekolah dan prestasi yang dicapai.

“Alhamdullilah dengan melihat tingkat kelulusan 100 persen dan adanya anak yang masuk perguruan tinggi negeri sebagai indikator kita memberikan pelayanan dan pembinaan lebih baik,” ujar Ucu.

Ia berharap pandangan anak panti yang negatif dapat hilang karena mereka tidak jauh berbeda dengan anak lainnya serta mampu berprestasi dan berkarya.

Untuk itu, anak-anak panti didorong untuk masuk perguruan tinggi dan bekerja dengan pemberian pola pembinaan yang berorientasi pada pengetahuan dan keterampilan.

“Kami terus berikan motivasi kepada anak-anak jangan gampang menyerah. Raih cita-cita setinggi langit dan jangan lupa belajar dengan giat,” kata Ucu. [Ant]

Komentar