Penduduk Miskin Indonesia Maret 2017 Mencapai 10,64 Persen

95
Perkembangan Penduduk miskin di Indonesia/Foto: Dokumentasi CDN

JAKARTA — Menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat Suhariyanto hingga Maret 2017 jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan di Indonesia mencapai 27,77 juta orang atau 10,64 persen dari total penduduk di Indonesia yang mencapai sekitar 280 juta jiwa.

“Persentase penduduk miskin di Indonesia menurut data BPS hingga bulan Maret 2017 mencapai 10,64 persen atau sebesar 27,77 juta orang, angka tersebut bertambah sebesar sebesar 6,90 ribu jika dibandingkan dengan kondisi pada September 2016 yang sebesar 27,76 orang (10,70 persen),” jelas Suhariyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Sementara itu persentase penduduk miskin di perkotaan justru mengalami peningkatan sebesar 7,73 persen pada Sepetember 2016, namun turun sebesar 7,72 persen Maret 2017. Sedangkan persentase penduduk miskin di daerah pedesaan pada September 2016 sebesar 13,96 persen atau mengalami penurunan menjadi 13,93 persen pada Maret 2017.

Selama periode September 2016 hingga Maret 2017, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami kenaikan sebanyak 188,19 ribu orang, dari sebelumnya 10,49 juta orang pada September 2016 menjadi 10,67 orang pada Maret 2017.

Sementara itu menurut keterangan Suhariyanto menyebutkan bahwa di daerah pedesaan ternyata mengalami penurunan sebanyak 181,29 ribu orang. Angka tersebut didapat berdasarkan perhitungan sebelumnya yaitu 17,28 juta orang pada September 2016 menjadi 17,10 juta orang pada Maret 2017.

Kepala BPS Pusat Suhariyanto juga menambahkan, sedangkan berdasarkan persentase penduduk miskin di daerah pedesaan pada September 2016 tercatat sebesar 13,96 persen atau tercatat mengalami penurunan sebesar 13,93 persen pada Maret 2017.

Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan ternyata jauh lebih besar dibandingkan dengan peranan komoditi yang bukan makanan yaitu seperti perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Demikian pernyataan resmi yang disampaikan secara langsung oleh Kepala BPS Pusat Suhariyanto kepada wartawan di Jakarta.

Menurut data resmi BPS Pusat mencatat bahwa sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan penduduk miskin di Indonesia sepanjang Maret 2017 tercatat sebesar 73,31 persen. Kondisi tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi September 2016 yaitu sebesar 73,19 persen.

Komentar