Potensi Besar, Yogyakarta Bangun Branding Ikan Hias

and
48
Ikan hias di Pasar Satwa Dan Tanaman Yogyakarta (PASTY)/Foto: Jatmika H Kusmargana.

YOGYAKARTA — Kota Yogyakarta dinilai memiliki potensi budidaya ikan hias. Selain memiliki serapan pasar ikan hias yang cukup besar, Yogyakarta memiliki banyak penghobi sekaligus pembudidaya yang tergabung dalam berbagai komunitas.

“Hasil budidaya ikan hias pembudidaya Kota Yogyakarta di sejumlah kelompok atau komunitas, sebenarnya memiliki kualitas cukup bagus, dan tidak kalah dengan daerah lain. Hanya saja persoalannya kita belum mimiliki branding,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto, Selasa (18/07/2017).

Dikatakan Sugeng, selama ini para pembudidaya asal Yogyakarta harus menjual atau menitipkan ikan hias mereka ke daerah lain seperti misalnya Tulungagung agar ikan hias yang dijual memiliki nilai jual tinggi. Jika pembudidaya menjual sendiri hasil budidaya ikan hias, nilai jualnya masih cukup rendah.

“Karena itulah fokus kita saat ini adalah bagaimana membuat branding ikan hias di Kota Yogyakarta. Sehingga pasar akan percaya kualitas ikan hias yang kita hasilkan tidak kalah dengan daerah lain yang sudah lebih dulu dikenal sebagai daerah penghasil ikan hias,” katanya.

Untuk membangun branding tersebut pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta sendiri akan menambah intensitas penyelenggaraan berbagai event kompetisi ikan hias di Yogyakarta. Baik itu untuk ikan hias jenis koi, louhan ataupun ikan hias jenis lainnya.

“Saat ini event-event ikan hias sebenarnya sudah ada. Setahun 2 kali. Nanti akan kita tambah, minimal 4 kali setiap tahunnya. Agar peternak kita bisa tampil. Kuncinya adalah menciptakan iklim yang bagus, peternak kita fasilitasi dan kita beri akses,”katanya.

Jenis ikan hias yang potensial dibranding untuk kota Yogyakarta sendiri dikatakan adalah jenis koi dan louhan. Terdapat sedikitnya 70 an penghobi sekaligus pembudidaya ikan hias di kota Yogyakarta yang menggeluti ikan hias saat ini.

“Mestinya memang harus spesifik pada satu jenis ikan hias untuk kita branding. Agar lebih fokus dan maksimal. Sampai saat ini belum kita tentukan. Masih kita rundingkan dengan para pembudidaya dan komunitas,” katanya.

 

Komentar