Rusak Bertahun-tahun, Dermaga Mini Desa Maja Kalianda Butuh Perbaikan

and
55
Kondisi dermaga mini Desa Maja yang rusak [Foto: Henk Widi]

LAMPUNG — Dermaga mini di Desa Maja Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan yang berada di pantai pesisir barat masih dalam kondisi rusak dengan beberapa tiang pancang tergerus ombak dan besi besi yang telah hilang sehingga nalayan mengganti dengan beberapa balok dan papan kayu.

Syahroni, salah satu nelayan menyebutkan, kerusakan sudah terjadi selama bertahun tahun dan tidak diperbaiki oleh pihak terkait. Keberadaan dermaga Boom Kalianda yang menjadi dermaga di Kecamatan Kalianda diduga menjadi penyebab dermaga mini tersebut kurang mendapat perhatian.

Kerusakan yang terjadi bukan berarti nelayan setempat enggan menggunakan. Lokasi yang dekat dengan rumah nelayan dan pengolahan teri serta ikan asin menjadi faktor nelayan masih mempergunakan dermaga tersebut.

“Sejumlah nelayan masih bertahan menggunakan dermaga ini sebagai lokasi sandar kapal meski sebagian memilih menyandarkan perahu di dermaga bom,” ungkap Syahroni, Senin (17/7/2017).

Bagan apung milik nelayan saat akan diperbaiki disandarkan di dekat dermaga [ Foto: Henk Widi]
Syahroni juga menyebut sebagian pemilik bagan juga memilih menyandarkan bagan yang menjalani proses perbaikan atau proses perakitan dengan alasan lokasi tersebut cukup strategis berada di dekat jalan pesisir.

Ujang, salah satu nelayan sekaligus pembuat ikan asin dan teri nasi menyebutkan, ada belasan nelayan yang melakukan proses pengolahan di daerah tersebut. Ia  pernah mengusulan perbaikan ke pihak desa untuk diteruskan ke instansi terkait, namun hingga kini belum memperoleh jawaban.

“Kami tentu akan terbantu jika dermaga yang sudah lama ada tersebut diperbaiki tapi tentunya perhitungan pemerintah juga terbentur anggaran dan jika akan dibangun secara swadaya kami tentu kesulitan pendanaan,” terang Ujang.

 

Ia menyebut saat ini sejumlah pengrajin pengolahan teri mengambil bahan baku teri basah dari tempat pendaratan ikan dermaga Bom Kalianda dengan sistem ojek motor dan menggunakan jasa angkutan mobil.

Selain mengeluarkan biaya ekstra dengan lokasi pengambilan bahan baku yang jauh menyulitkan nelayan mempercepat proses pengolahan akibat perahu perahu besar memilih mendaratkan ikan di dermaga Bom Kalianda.

Pantauan Cendana News selain mengalami kerusakan sebagian talud penahan gelombang yang sudah rusak mulai ambrol dan terseret ombak meski sebagian nelayan masih memanfaatkan area dermaga sebagai lokasi menambatkan kapal. Beberapa area dermaga yang terbuka dipergunakan nelayan pembuat ikan asin dan ikan teri sebagai lokasi penjemuran menggunakan tiang tiang bambu.

Komentar