Sterilisasi Laurens Say Tunggu Pelabuhan Penumpang Selesai Dibangun

99
Masyarakat saat melintas di dalam pelabuhan saat aktifitas bongkar muat peti kemas sedang berlangsung Foto : Ebed de Rosary

MAUMERE — Sterilisasi pelabuhan peti kemas pelabuhan Laurens Say Maumere dari aktifitas masyarakat seperti memancing baru dapat dilaksanakan bila pelabuhan peti kemas dipisahkan dari pelabuhan penumpang.

Demikian disampaikan Herwin, manager Operasi dan Teknik PT.Pelindo III cabang Maumere terkait keluhan yang disampaikan kepala KSOP Laurens Say Maumere.

Dikatakan Herwin, permasalahan ini sudah didiskusikan namun belum bisa diambil jalan keluar sebab bila dilakukan pengetatan tentunya harus disiapkan terlebih dahulu pelabuhan penumpang dan sarana penunjangnya.

“Kami belum bisa mengambil langkah melarang penumpang dna masyarakat umum serta porter pelabuhan masuk ke areal bongkar muat peti kemas sebab saat ini pelabuhan penumpang dan peti kemas masih menjadi satu,” tegasnya saat ditanyai Cendana News di kantornya, Selasa (19/9/2017).

Herwin, Manager Operasi dan Teknik PT. Pelindo III cabang Maumere. Foto : Ebed de Rosary

Untuk mengtasi hal ini terang Herwin, pihaknya membuat sekat dengan menggunakan container dengan meletakan di sisi pelabuhan dan jalan masuk ke pelabuhan saat kapal penumpang bersandar agar masyarakat tidak masuk ke arela pelabuhan yang sdeang berlangsung aktifitas bongkar muat peti kemas.

“Memang resikonya sangat besar sebab kalau terjadi kecelakaan pada masyarakat saat aktifitas bongkar muat maka tentu semua pihak akan disalahkan sebab di pelabuhan manapun masyarakat umum tidak ada yang melintas di dalam areal pelabuhan peti kemas,” terangnya.

Herwin pastikan bahwa setelah pembangunan terminal penumpang selesai tahun 2017 dan pelabuhan penumpang selesai sekitar tahun 2019 baru pihaknya akan melakukan penutupan areal masuk ke pelabuhan peti kemas dan barang serta dibangun portal terpisah bagi penumpang dan kendaraan pengangkut penumpang.

“Masyarakat kita kadang sering menggunakan pelabuhan sebagai salah satu tempat untuk bersantai sambil memandang laut dan kapal-kapal yang bersandar dan ini tidak kami larang asal tidak ada resikonya,” tuturnya.

Sementara itu Selestinus Bura, salah seorang warga Maumere yang ditemui Cendana News Selasa (19/9/2017) sedang memancing di areal pelabuhan mengaku kegiatan tersebut dilakukan untuk sekedar refresing sekalian menyalurkan hobby.

Dirinya mengaku senang memancing di pelabuhan Laurens Say dan terkadang di pelabuhan TPI Alok yang berada persis di sisi timur, bersama banyak warga Maumere lainnya setiap sore hingga malam hari.

“Saya jarang mancing pada pagi hari kecuali di hari libur itu pun kalau ada bongkar muat peti kemas saya juga tidak berani mancing di dekat areal tersebut takut tali yang mengangkat container terlepas,” sebutnya.

Komentar