Dukung Swasembada Gula, Pemprov NTB Diminta Fasilitasi Ketersediaan Lahan

90
Wagub NTB Muhammad Amin. Foto: Dokumentasi CDN

MATARAM  – Untuk mendukung swasembada gula di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS) di Kabupaten Dompu, Pemprov NTB termasuk Pemkab Dompu diminta bisa memfasilitasi ketersediaan lahan secara memadai.

Pasalnya lahan penanaman tebu yang dikelola PT. SMS di Kabupaten Dompu masih sangat sedikit, yaitu hanya 1.380 hektare. Masih jauh dari yang ditargetkan pemerintah pusat, yaitu 20 ribu hektare.

“Areal lahan penanaman tebu sekarang ini masih sangat sedikit. Padahal di kawasan tersebut sangat potensial untuk dikembangkan jadi industri gula berskala besar. Karena Pemda NTB mesti memfasilitasi perluasan lahan, minimal 8 ribu hektare,” kata Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Bambang, di Mataram, Rabu (13/9/2017).

Dengan penambahan luasan lahan tersebut, selain bisa meningkatkan hasil produksi, juga bisa menyerap banyak tenaga kerja, baik di kalangan petani maupun selama proses pengolahan.

Selain itu, dengan ketersediaan kecukupan lahan, kalangan industri juga bisa menjalankan operasionalisasi secara efisien didukung dengan sinergi antara petani dengan perusahaan dan juga Pemda dengan perusahaan. Maka, swasembada gula, khususnya di NTB, akan bisa terwujud.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin mengakui, kalau ketersediaan lahan penanaman tebu di Kabupaten Dompu masih sedikit.

Amin pun berjanji akan mengupayakan penambahan luasan lahan tanam yang bisa dilakukan dalam waktu dekat, supaya produksi gula yang dihasilkan PT. SMS bisa bertambah.

“Keberadaan PT. SMS selain mendukung pertumbuhan ekonomi juga banyak menyerap tenaga kerja, karena itu upaya penambahan lahan harus dilakukan,” pungkasnya.

Komentar