Bupati Sikka: Kampung KB Strategis Wujudkan Masyarakat Berkualitas

and
47
Pembacaan deklarasi Kampung Keluarga Berencana di kelurahan Wuring kecamatan Alok Barat kabupaten Sikka/Foto : Ebed de Rosary

MAUMERE — Bupati Sikka, Drs.Yoseph Ansar Rera menyebutkan, Kampung Keluarga Berencana (KB) sangat strategis dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkualitas. Selain itu juga strategis dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga ke depannya.

Keluarga, sebut Ansar sapannya, tempat pertama dan utama persemaian pembentukan karakter anak bangsa yang harus dijamah dan menjadi fokus perhatian pembangunan oleh pemerintah.

“Sebab untuk kemajuan suatu bangsa harus menempatkan keluarga dan penduduk sebagai titik sentral pembangunan,” sebutnya kepada Cendana News, Rabu (13/9/2017) terkait peresmian kampung KB di kelurahan Wuring kecamatan Alok Barat kota Maumere.

Bupati Sikka Drs.Yoseph Ansar Rera. Foto : Ebed de Rosary

Ia juga menyebutkan, daerah yang menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Kampung Keluarga Berencana didasarkan pada beberapa kriteria tertentu seperti daerah kepulauan, perbatasan, pesisir serta daerah kumuh yang di dalamnya terdapat program keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang terintergrasi degan program sektor lainnya.

Seperti halnya kelurahan Wuring yang dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana kemarin, berada daerah pesisir dan pingiran kota dengan jumlah keluarga pra sejaterah dan keluarga sejaterah I sebanyak 624 dari total 1.165 kepala keluarga.

“Kelurahan Wuring ditetapkan menjadi lokasi pencanangan Kampung Keluarga Berencana sebab secara geografis berada di wilayah pesisir di pinggir kota dan dari aspek kesetaraan ber Keluarga Berencana memang sudah cukup tinggi yaitu 625 akseptor,” ungkapnya.

Selain itu, tinggi jumlah kepala keluarga dengan pendidikan rendah tidak tamat Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama sebanyak 813 kepala keluarga yang berpengaruh terhadap pendapatan keluarga rendah.

Ditambahkan Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten Sikka, Benediktus Kaki,S.Kep, pada tahun 2017 ini di seluruh Indonesia diharapkan setiap kecamatan mempunyai satu kampung Keluarga Berencana.

Maka dalam rangka pencanangan 21 kampung KB papar Benediktus, pihaknya telah melakukan beberapa langkah bersama para camat sebagai Pembina Kampung Keluarga Berencana di tingkat desa dan hasilnya setiap kecamatan siap melakukan pencanangan.

Komentar