Titiek Soeharto: Tidak Perlu Pembuatan Versi Baru Film G30S/PKI

333

YOGYAKARTA – Tokoh nasional yang juga Anggota MPR RI, Siti Hediati Hariyadi SE atau Titiek Soeharto menegaskan, film G30S/PKI pada masa Orde Baru tidak asal dibuat atau merupakan pesanan pemerintah saat itu, tapi merupakan fakta sejarah yang terjadi saat itu.

Putri Presiden RI ke-2 HM Soeharto itu pun beranggapan agar pembuatan film G30S/PKI versi baru tidak perlu dilakukan.

“Saya rasa sejarah tidak ada versi-versian. Sejarah ya sejarah. Jangan dibuat versi baru,” katanya dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR RI bertempat di Kantor DPD Partai Golkar Kulon Progo, Sabtu (23/9/2017).

Menurut Titiek Soeharto, film G30S/PKI pada masa Orde Baru sudah dibuat mengikuti alur sejarah apa yang terjadi. Yakni dibuat berdasarkan wawancara para pelaku sejarah yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut.

“Sekarang putra-putrinya pun masih ada. Bisa ditanya. Di youtube juga masih ada wawancaranya. Bisa dilihat. Itu nyata tidak dibuat-buat,” katanya.

Titiek Soeharto sendiri menilai begitu pentingnya pemutaran kembali film G30S/PKI pada saat ini. Yakni untuk mengingatkan seluruh masyarakat akan kebiadaban PKI. Khusus bagi generasi muda agar tahu tentang sejarah yang terjadi pada saat itu.

“Pemutaran film itu perlu sekali. Zaman Pak Harto bahkan diputar tiap tahun. Kenapa? Untuk mengingatkan seluruh masyarakat akan kebiadaban PKI. Bagaimana PKI telah membantai jenderal kita dan berkhianat pada negara berkali-kali. Sehingga memang harus diputar lagi agar generasi muda tahu yang terjadi saat itu,” katanya.

Acara sosialisasi 4 pilar MPR RI di kantor DPD Golkar Kulon Progo/Foto: Jatmika H Kusmargana

Dalam sosialisasi 4 pilar MPR RI itu Titiek Soeharto juga mengingatkan pentingnya menggelorakan kembali Pancasila. Pasalnya, Pancasila saat ini sudah mulai luntur.

“Pancasila yang mulai meluntur harus digelorakan lagi. Kalau tidak dibentengi Pancasila, ideologi lain bisa masuk. Apalagi saat ini PKI mulai berani menunjukkan jati dirinya. Sehingga harus dibentengi Pancasila,” tutupnya.

Baca Juga
Putra-Putri Pak Harto Hadiri Deklarasi Kampanye Da... JAKARTA --- Ketua Umum Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dengan mengenakan kemeja batik warna kuning berlambang Partai Berkarya didampingi oleh...
Titiek: Berkarya Lahir dari Keprihatinan Mendalam ... JAKARTA --- Ketua Dewan Pertimbangan Titiek Soeharto menegaskan, Partai Berkarya lahir dari keprihatinan yang mendalam atas kondisi bangsa dan negara ...
Titiek: Dukungan Para Jenderal Energi Besar Melaju... JAKARTA --- Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengatakan, dukungan purnawirawan TNI dan para jenderal te...
Titiek Soeharto : FKPPI Harus Jaga Keutuhan Bangsa JAKARTA - Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI dan Polri (FKPPI), Siti Hadiati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto be...
Titiek Soeharto: Partai Berkarya Didirikan Sebagai... BANTEN --- Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Mbak Titiek Soeharto, selaku ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, menegaskan kepada seluruh ka...
Titiek Soeharto Gaungkan Spirit Trilogi Pembanguna... BANTEN -- Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), mengaku bangga dengan DPW dan seluruh kader Partai Berkarya, karena cukup...
Titiek Soeharto-Prabowo Kunjungi Korban Gempa di L... LOMBOK BARAT - Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), menyambangi masyarakat korban gempa di Desa Guntur Macan, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nus...