Indonesia-Laos Perkuat Kerja Sama Sejumlah Bidang

127

BOGOR – Presiden Joko Widodo mengungkapkan, dirinya dan Perdana Menteri Republik Demokratik Rakyat Laos Thongloun Sisoulith fokus diskusi untuk memperkuat kerja sama dan beberapa bidang prioritas yaitu investasi, pertahanan keamanan, serta sosial budaya.

Hal ini diungkapkan presiden saat konferensi bersama dengan PM Thongloun usai pertemuan bilateral dan penandatanganan nota kesepahaman di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis.

“Saya menyambut baik kerja sama bisnis yang menyertai kunjungan PM Laos. Saya yakin, pertemuan bisnis akan membantu upaya meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi,” kata Jokowi yang didampingi PM Thongloun.

Presiden juga mengungkapkan kunjungan PM Laos ke Indonesia juga telah mengunjungi “Trade Expo Indonesia 2017” yang diadakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kota Tangerang.

“Merupakan hal istimewa bagi PM Thongloun yang juga telah mengunjungi Trade Expo Indonesia 2017. Sektor perdagangan dan investasi dapat terus didorong antara lain di bidang energi, pertambangan, pertanian,” katanya.

Presiden mengatakan, investor Indonesia sangat tertarik menanamkan modal di bidang pupuk dan pertambangan. Dirinya mengharapkan kiranya rencana ini dapat segera direalisasikan. Selain itu, industri statis Indonesia siap menyediakan produk-produk berkualitas, seperti pesawat dan alutsista sesuai dengan yang diperlukan Laos.

Jokowi juga mengatakan keinginan Indonesia untuk bekerja sama dalam menanggulangi penyalahgunaan obat-obatan dan narkotika.

“Saya harap MoU pengawasan dan obat dapat segera ditindaklanjuti,” harap Presiden.

Sedangkan kerja sama sosial budaya, Presiden meyakinkan PM Thongloun bahwa Indonesia senantiasa mendukung Laos dalam program peningkatan kapasitas.

“Dan saya menyambut baik pelajar dari Laos yang akan menempuh pendidikan di Indonesia,” kata Jokowi.

Presiden juga menegaskan bahwa PM Thongloun dan dirinya percaya bahwa hubungan bilateral sangat baik antara kedua negara selama 60 tahun dan masa akan datang harus dapat dinikmati rakyat kedua negara.

“Karena itu, kita akan terus meningkatkan kerja sama demi untuk kemakmuran masyarakat kedua negara,” kata Jokowi.

Presiden mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan tahun bahagia bagi Indonesia-Laos karena telah merayakan 60 tahun hubungan diplomatik.

“Banyak yang telah kita capai dalam 60 kerja sama ini,” kata Jokowi.

PM Thongloun mengatakan, Laos setuju untuk menyepakati beberapa isu penting pada pembahasan dalam pertemuan bilateral yang menjadi kepentingan dari kedua negara.

“Saya yakin bahwa Laos dan Indonesia akan terus memperkuat kerjasama di bidang keamanan, perdagangan, perekonomian, investasi dan juga ke depan kerja sama kita di berbagai tingkat baik di regional maupun internasional,” kata PM Thongloun.

Dia juga mengatakan bahwa sebagai sesama anggota ASEAN akan terus berusaha berkontribusi pada peningkatan peran di level regional dan internasional.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Laos kami menyampaikan terima kasih yang sangat tulus kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya di berbagai bidang kepada kami dan berkontribusi juga pada peningkatan sosial ekonomi di Laos,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Sejumlah UKM Pameran Produk Perdagangan di Laos JAKARTA  - Indonesia pada 21-22 September 2018 gelar pameran perdagangan, pariwisata dan investasi (TII) di Laos dalam rangka memperkenalkan berbagai ...
Indonesia-Vietnam Sepakati Kerjasama Perdagangan-I... JAKARTA --- Indonesia dan Vietnam menyepakati peningkatan kerjasama dalam berbagai bidang termasuk perdagangan, investasi, pemberantasan pencurian ika...
Selidiki Bendungan Runtuh, Laos Gandeng Korsel dan... VIENTIANE --- Perdana Menteri Thongloun Sisoulith menyebut pemerintah Laos akan bekerja dengan negara, yang perusahaannya menjadi pemegang saham pemba...
3.000 Orang Lebih Terdampar Akibat Dam Runtuh di L... SEKONG --- Regu penolong dari China dan Thailand menuju tempat terpencil di Laos, tempat lebih 3.000 orang terdampar setelah bendungan runtuh dan meng...
Pasar Laos Terbuka untuk Pengusaha Ekonomi Kreatif LAOS - Pasar negara Laos di kawasan Indochina dinilai memiliki peluang besar untuk dimasuki para pengusaha sektor ekonomi kreatif dari Indonesia. K...
Produk MakananTradisional Indonesia Ludes di Laos LAOS - Produk makanan tradisional Indonesia yang dipamerkan di Pameran UKM di Vientiane Center, Laos, 5-6 Mei, ternyata digemari oleh masyarakat Laos ...
Indonesia Perlu Tingkatkan Diplomasi Lunak di Laos VIENTIANE – Indonesia perlu mendorong lebih banyak program yang menekankan soft diplomacy atau diplomasi lunak di Laos. Hal itu dibutuhkan untuk lebih...