Lawan Persipur, PSIM Yogya Bidik Kemenangan Perdana

71
Erwan Hendarwanto, Pelatih PSIM Yogya optimistis timnya bisa mengalahkan Persipur Purwodadi/Foto: Sodik.

MALANG – Perebutan tiket untuk tetap bertahan di Liga 2 musim depan dimulai petang ini. Tak ingin kehilangan momentum, PSIM Yogyakarta membidik kemenangan di laga perdana babak play off Liga 2 kontra Persipur Purwodadi, Kamis (12/10/2017) petang di Stadion Kanjuruhan Malang.

PSIM memang tak punya pilihan lain selain menang. Tiga poin dari laga perdana, akan memudahkan langkah Laskar Mataram, julukan PSIM, di sisa 2 laga babak ini. Jika tidak, maka beban Achmad Taufik dan kawan-kawan akan semakin berat. Apalagi, lawan yang dihadapi tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Laga perdana lawan Persipur jadi kunci laga kami berikutnya. Karena itu kami targetkan menang. Sebab menang berarti akan memudahkan kami berjalan di babak play off,” ucap Erwan Hendarwanto, Pelatih Kepala PSIM Yogya, Kamis (12/10).

Ia mengatakan, dengan raihan tiga angka, maka beban melakoni laga kedua kontra PSBK Blitar yang berhasil mengalahkan Persewangi Banyuwangi pada play off khusus, akan jauh lebih ringan. Demi merealisasikan target itu, Erwan mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak banyak melakukan kesalahan.

Selain itu, ia jugaa berpesan agar target kemenangan tidak dijadikan beban. Ia ingin skuad kebanggaan Brajamusti dan “The Maident” bermain santai seperti saat mereka bermain di depan pendukung sendiri.

“Harus konsentrasi dan kurangi keselahan, tapi tetap bermain enjoy. Saya tekankan itu kepada pemain agar mereka tidak terbebani dengan target tiga poin,” jelas pelatih berlisensi C AFC ini.

Erwan menjelaskan, tim pelatih optimistis target yang dibidik bisa direalisaikan. Beberapa kekurangan tim, seperti penyelesaian akhir, telah diperbaiki. Dalam sesi latihan kemarin, tim pelatih sengaja fokus membenahi sektor ini. Termasuk eksekusi bola mati dari luar zona penalti dan titik putih.

Motivasi pemain terjaga dengan baik, dan siap untuk memenangkan laga. Beberapa hari di Malang kami banyak fokus build up serangan dan juga finishing,” jelas pelatih asal Magelang ini.

Erwan menambahkan, dari 26 pemain yang dibawa, semuanya dalam kondisi fisik yang cukup baik. Sehingga, dia bisa leluasa menentukan komposisi pada skema 4-2-3-1 yang nanti akan digunakan melawan Persipur. Untuk dua rekrutan baru, Erwan mengaku baru Fachri Muslim yang sudah nyetel dengan gaya main PSIM.

Terpisah, Pelatih Persipur Wahyu Teguh mengaku buta dengan gaya permainan PSIM. Ia mengaku hanya memfokuskan pada tim sendiri sehingga tidak terlalu peduli dengan lawan yang dihadapi. ”Saya tekankan, pemain tidak perlu memikirkan kondisi tim lain. Yang penting main sebaik mungkin,” tegasnya.

Para pemain PSIM mendengarkan instruksi pelatih sebelum latihan terakhir yang digelar kemarin pagi/Foto; Sodik.

Komentar