hut

Gerakan Koperasi PKL Indonesia Hadapi AEC 2015

CENDANANEWS, Tak boleh berpangku tangan, tak boleh lengah, cita-cita luhur dan mulia pendiri APKLI harus diwujudkan. Oleh karena itu, Pengurus APKLI diseluruh tanah air harus kerja keras, cerdas, fokus dan sungguh-sungguh perkuat kelembagaan ekonomi PKL. Langkah ini bagian tak terpisahkan dari upaya penguatan mata pencarian dan ekonomi rakyat hadapi era AEC 2015. Untuk itu, dalam rangka Harlah Ke-22 APKLI 29 Januari 2015 di Yogyakarta, Kota Kelahiran APKLI, selaku Ketua Umum DPP APKLI, Saya Canangkan Gerakan Koperasi PKL Indonesia. PKL harus berkembang dan maju,  survival dan unggul, tak boleh tergerus AEC 2015, juga oleh investasi asing dan toko modern, tegas Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Biomed dalam Dialog Harlah ke-22 APKLI didampingi Ketua DPW APKLI Prop DI Yogyakarta, Sujarwo beserta Jajaran DPD APKLI Kab/Kota Se-DIY seusai Zairah Dan Doa Bersama Di Makam Pendiri APKLI Alm. M.Rifa’i di Yogyakarta Kamis Sore 29/1/2015

Usaha PKL harus maju dan mampu bersaing. Kapasitas building dan Performa usaha, juga permodalan PKL harus didongkrak. Dalam upaya perkuat kelembagaan ekonomi PKL, saya perintahkan kepada DPW APKLI Propinsi dan DPD APKLI Kab/Kota seluruh Indonesia segera wujudkan Koperasi PKL Indonesia di daerah dan wilayah masing-masing. Maksimal enam bulan ke depan harus sudah ada Induk Koperasi PKL Indonesia (INKOP PKL INDONESIA). Ini sebuah prasyarat dan keniscayaan dalam lakukan percepatan dongkrak kapasitas building, performa, daya saing dan permodalan PKL di seluruh Indonesia, ujar Ali Deklarator Palapa Lima Indonesia
Disamping itu, APKLI berkewajiban dan tanggungjawab mengawal pelaksanaan Perpres RI 125/2102 sebagai landasan dan payung hukum menata dan memberdayakan PKL. APKLI terus mendorong Pemda Kab/Kota dan Propinsi seluruh tana air segera menerbitkan Perda Penataan dan Pemberdayaan PKL. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama APKLI dengan Pemda harus lebih intensif. APKLI juga berharap Pemda segera menerbitkan Perda Pembatasan Investasi Asing Di Sektor UKM, Keberadaan Pasar Modern dan Toko Modern. Apapun alasannya, usaha PKL, termasuk kelontong dan pasar tradisional yang merupakan warisan ekonomi dan budaya nenek moyang nusantara, serta ruh dan determinasi tegaknya kedaulatan ekonomi bangsa Indonesia tak  boleh digerus atau mati, harus dilestarikan, dikembangkan dan maju di tanah air sendiri. Ekonomi dan mata pencarian rakyat tidak boleh jadi korban, demikan juga kedaulatan ekonomi bangsa tak boleh robek dengan adanya AEC 2015, Investasi Asing dan Toko Modern, pungkas Ali dokter ahli kekebalan tubuh jebolan FK UNIBRAW dan FK UI.
————————————————————–
Sabtu, 31 Januari 2015
Narasumber : dr Ali Mahsun – Ketum DPP APKLI
Editor : Sari Puspita Ayu
————————————————————–
Lihat juga...