hut

Wawan Setiawan : Program RDMP Harus Didukung

CENDANANEWS, PT Pertamina (Persero) menyatakan, lima kilangnya akan memiliki daya saing tinggi di kawasan Asia Pasifik jika proyek Refining Development Masterplan Program (RDMP) bisa dituntaskan.

Program tersebut memungkinkan perusahaan untuk mengolah minyak mentah sour yang memiliki kandungan sulfur tinggi.  Sehingga kilang Pertamina dapat memanfaatkan minyak mentah lebih murah sekaligus dengan hasil produk yang lebih banyak. Menurut Wawan Setiawan Program RDMP harus didukung  “Betul RMDP adalah program yang harus didukung, krn salah satu cara utk ketahanan energi, namun harus diingat juga, selama kita masih mengandal kan energi fosil, maka dependensi akan tetap akan ada. Dependensi itu yang suatu saat akan digunakan oleh pihak lain untuk menekan NKRI, oleh karena itu mind set rakyat harus dirubah dari energi fosil ke energi baru terbarukan uuntuk ketahanan energi. Dengan mengurangi konsumsi energi fosil, dependensi terhadap pihak lain sebagai suplier energi tersebut bisa dikurangi resikonya”
Seperti diketahui, RDMP diproyeksikan akan mendongkrak kapasitas pengolahan minyak mentah dari posisi saat ini sekitar 820 ribu barel per hari (bph) menjadi dua kali lipat 1,68 juta bph.
Peningkatan fleksibilitas kilang ditunjukkan dengan kemampuannya untuk mengolah minyak mentah dengan tingkat kandungan sulfur setara 2 persen, saat ini kandungan sulfur pada minyak mentah yang dapat ditoleransi hanya 0,2 persen.
Dengan kompleksitas tinggi, produksi bahan bakar yang dihasilkan akan naik sekitar 2,5 kali lipat dari 620 ribu bph saat ini menjadi 1,52 juta bph dengan produk utama gasoline dan diesel. Produk-produk tersebut akan memiliki kualitas tinggi yang comply terhadap standard Euro IV.
——————————————-
Senin, 26 Januari 2015
Narasumber : Wawan Setiawan
Editor : Sari Puspita Ayu
——————————————-
Lihat juga...