hut

BKP Cilegon Musnahkan 9 Ton Daging Celeng Ilegal

CENDANANEWS, Sebanyak 9 ton daging celeng ilegal dimusnahkan Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon Provinsi Banten, Rabu (11/2/2015) dengan cara dibakar menggunakan alat Incenarator.  Daging celeng sebanyak 9.049 kilogram tersebut diamankan dari wilayah Sumatera Selatan sebelum didistribusikan ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Daging ini merupakan hasil dari dua kali penggagalan upaya penyelundupan ke Pulau Jawa yang terjadi pada (9/11/2014) sebanyak 3.075 kilogram dan pada (6/2/2015) sebanyak 5.974 kilogram.

Menurut Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Banun Harpini, daging tersebut masuk dari Pelabuhan Bakauheni dengan tujuan Pulau Jawa tanpa dilengkapi dokumen. Penyitaan dilakukan dengan tujuan memutus penularan penyakit yang dibawa melalui media daging, di antaranya penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Kalau tidak diamankan daging babi yang berasal dari daerah Sumatera Selatan itu, akan diedarkan di daerah Jakarta untuk digunakan sebagai oplosan bahan makanan seperti bakso. Jika lolos dikuatirkan daging tersebut menjadi sumber penyeberan penyakit,”ujar Banun seusai melakukan pemusnahan daging tersebut.

Dia berharap masyarakat jangan hanya memikirkan keuntungan, tapi harus juga memikirkan dampak dari masuknya hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang dapat menyebabkan kerugian tidak sedikit.

Lebih lanjut Banun mengungkapkan,pemusnahan daging celeng ilegal tersebut telah memiliki ketetapan hukum tetap dari pengadilan dan diatur dalam UU No 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Sesuai UU No 16/1992, kami melakukan upaya pemusnahan ini sebagai langkah penegakan hukum dari pengawasan, penahanan, perlakuan, sampai pemusnahan,” ungkap Banun.
———————————–
Rabu, 11 Februari 2015
Penulis : Henk Widi
Editor : Sari Puspita Ayu
———————————

Lihat juga...