hut

Pacu Jawi Tanah Datar

CENDANANEWS – Pacu Jawi (Balapan Sapi) di Tanah Datar, Sumatera Barat menyuguhkan keunikan tersendiri dari budaya yang telah dilakoni turun temurun. Balapan yang dilakukan dalam sawah yang berlumpur dilaksanakan tiap minggu ke empat di empat kecamatan yakni Kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab.

Pacu Jawi berarti adu balapan sapi. Sapi yang diadu dikendalikan oleh seorang joki. Joki naik di atas alat pembajak sawah, berpegangan dan bertumpu pada alat pembajak sawah. Joki yang mengendalikan sapi tidak diperkenankan menggunakan alas kaki. Alat pembajak sawah dikaitkan pada sepasang sapi yang dikendalikan oleh seorang joki. Yang unik dari Pacu Jawi Tanah datar adalah joki menggigit ekor sapi agar sapi memacu lari sekencang-kencangnya.

Pacu Jawi tanah Datar sudah ada turun menurun sejak zaman nenek moyang. Nilai kegotong-royongan dalam menggarap sawah adalah esensi dari Pacu Jawi. Selain itu Pacu Jawi juga mengandung nilai-nilai budaya, filosofi dan pariwisata.

Acara di arena Pacu Jawi Tanah Datar biasanya digelar mulai pukul sepuluh pagi hingga pukul lima sore. Para turis apabila ingin menyaksikan atraksi yang lebih meriah dari pada biasanya bisa mengunjungi Tanah Datar saat Bulan Juni, Juli dan Oktober di saat peserta Pacu Jawi mencapai 500 hingga 800 peserta.

———————————
Kamis, 12 Februari 2015
Penulis : Muhsine Piliang
Editor: Sari Puspita Ayu
———————————
Lihat juga...