hut

Perjuangan Para Penyapu Sampah Laut Pelabuhan Merak

CENDANANEWS, Musim hujan yang terjadi akhir akhir ini membuat sampah berbagai jenis memasuki area dermaga di Pelabuhan Merak Provinsi Banten. Bahkan sampah sampah yang diantaranya terdiri dari kayu, plastik, dan berbagai sampah lain yang rata rata berasal dari Sungai Medaksa di Merak pun ikut terbawa arus di area dermaga Pelabuhan Merak.

Mengantisipasi agar alur keluar dan masuk di dermaga pelabuhan Merak aman untuk olah gerak kapal Roll on Roll Off sebuah tim diterjunkan untuk membersihkan sampah samaph tersebut. Sampah yang tak bisa diprediksi volume dan saat terbawa arus di area pelabuhan membuat petugas harus selalu berjaga dengan alat pembersih sampah.

Radmiadi, Supervisor Port Traffic Control (PTC) PT Angkutan Sungai dan Penyeberangan (PT ASDP) Cabang Utama Merak mengungkapkan pembersihan dilakukan rutin untuk menjaga keselamatan kapal kapal yang ada di Merak.

“Sampah berupa kayu besar bahkan bisa mengganggu baling baling kapal dan membahayakan kapal yang masuk ke alur, maka kita bersihkan dan ini rutin kami lakukan bersama tim, ” ujar Radmiadi kepada Cendananews.com Kamis (12/2/2015).

Tim yang merupakan bagian dari Badan SAR Nasional yang berkantor di Merak dan bagian PTC melakukan pekerjaan tersebut secara manual menggunakan peralatan yang sudah disiapkan.

“Selain serokan untuk sampah sampah yang mengapung di laut, kami juga secara manual memunguti sampah berukuran besar seperti kayu menggunakan tangan,” ungkap Radmiadi.

Menggunakan Rubber Boat, para penyapu sampah Pelabuhan Merak tersebut menyisir area dermaga Pelabuhan Merak dari mulai dermaga I hingga dermaga V Pelabuhan Merak. Selanjutnya sampah sampah yang sudah dikumpulkan tersebut dipisahkan sesuai jenisnya. Selanjutnya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk diproses.

Radmiadi mengungkapkan meskipun musim hujan sampah didominasi dari perumahan warga yang terbawa arus sungai dan terbawa ke laut hingga dermaga, sampah juga mayoritas disebabkan oleh penumpang kapal yang membuang sampah sembarangan.

“Penumpang kapal juga menjadi peyumbang sampah laut, pelabuhan sebab seringkali membuang sampah ke laut bukan di tempat sampah yang ada di kapal,” ujar Radmiadi.

Selain demi keselamatan alur perjalanan kapal, sampah sampah berukuran besar tersebut merusak keindahan yang ada di Pelabuhan Merak. Menurut Radmiadi, selain fokus membersihkan sampah yang ada di perairan dermaga, ia dan timnya juga harus berjibaku untuk membersihkan sampah yang ada di darat.

“Kesadaran warga untuk membuang sampah khususnya penumpang kapal masih kurang meski sudah ada larangan membuang sampah sembarangan dan disiapkan kotak sampah,” keluh Radmiadi.

Ia berharap agar Pelabuhan Merak yang pernah menyandang gelar Pelabuhan penumpang  terbersih dari Kementerian Kesehatan RI tersebut bisa mempertahankan gelar tersebut. Ia yakin tim kebersihan di PT ASDP Cabang Utama Merak akan selalu bekerja tanpa kenal lelah untuk kebersihan di areal Pelabuhan.

————————————
Kamis, 12 Februari 2015
Penulis : Henk Widi
Editor : Sari Puspita Ayu
————————————

Lihat juga...