hut

Kritisi Kebijakan, Seorang Jurnalis Diancam Bunuh

Sms Ancaman yang diterima Jurnalis [Foto:CND]

CENDANANEWS – Seorang jurnalis yang juga penggiat sosial masyarakat di Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung mendapat ancaman pembunuhan dikarenakan mengkritisi kebijakan pemerintah daerah. Ancaman diterima melalui pesan singkat dari nomor ponsel 082311876066, Kamis kemarin.
“Ancamannya itu diterima sekitar pukul 09.17 WIb kamis lalu,”kata Jurnalis yang biasa menulis tentang budaya dan cerpen di media online CendanaNews.com, Rusmin di Toboali, Bangka Selatan, Minggu (22/03/2015).
Dia menjelaskan, isi pesan singkat itu adalah “kepada pemilik nomor telpon ini diharap jangan sembunyi. Kami dengan teman-teman akan ke rumah. Bereskan kamu at bunuh kalian sekeluarga. Dan kalau merasa bukan binatang hubungi saya di nomor 081297591499 dan 081387129888”.
“Demikian bunyi pesan singkat itu,” ujar Rusmin.
Meski kerap menerima ancaman dan teror terkait pekerjaannya sebagai jurnalis dan penggiat sosial kemasyarakatan, Hal ini sudah dianggap diluar batas kewajaran.
“Kali ini sudah dalam batas ketidakwajaran karena menyangkut hak hidup saya sebagai warganegara berhak mendapat perlindungan dari aparat hukum, terutama Polri, dan hal ini juga telah dilaporkan ke pihak berwajib” lanjut penulis buku Bangka Selatan Sejahterakan Kami ini.
Sebagai warganegara Rusmin berharap aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ancaman ini karena dapat mengimpotensikan semangat demokrasi yang sedang mekar di negeri ini. ” Sebagai warganegara saya berharap aparat kepolisian bisa mengusut tuntas apa motif dibalik ancaman lewat sms itu,” harapnya.

———————————————————-
Minggu, 22 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...