hut

Oknum SatPol PP Rekayasa Kasus Perampasan Motor

CENDANANEWS (Kulon Progo) – Oknum Satpol PP diduga memberikan laporan palsu terkait hilangnya motor miliknya yang dilaporkan kepada polisi Jumat (20/03/2015). Akibat perbuatannya, dia diancam hukuman satu tahun empat bulan penjara karena dinilai telah meresahkan masyarakat dengan mengangkat isu begal.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Yulianto Menegaskan kasus ini harus dan terus diproses karena sudah meresahkan masyarakat. Ia menilai, Satpol PP Kulonprogo seharusnya menenangkan masyarakat, bukan malah menakut-nakuti.
“Tidak ada kasus begal, yang ada hanya rekayasa kalau jadi korban begal,semua sudah di tanggani polsek pengasih,termasuk apa motif dari rekayasa ini” ujar Kapolres, di Kulon Progo, Rabu (25/03/2015).
Di Polsek tempat pelaku melapor, Panit Reskrim Polsek Pengasih, Ipda Suparna mengatakan dari hasil penyelidikan ditemukan banyak kejanggalan. Dalam laporannya, pelaku mengatakan menangkis serangan bertubi-tubi, namun bekas luka hanya di satu bagian tubuh yakni di tangan kiri bagian dalam.
Setelah di dalami terus ahirnya pelapor mengakui sabit yang digunakan dan semula dianggap sebagai barang bukti yang tertinggal adalah milik temannya saat pra jabatan, Oknum PNS yang bekerja sebagai penjaga sekolah di salah satu SMP Nanggulan.
Suparna mengatakan, kasus ini masih dalam penyidikan dan pelaku dijerat dengan pasal 220 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan penjara. Apalagi saat penyelidikan dan pengembangan, terus menemukan bukti bukti yang menguatkan, Seperti tas yang dilaporkan hilang dibawa begal ternyata berada di dalam rumah pelaku dan saat ini sudah disita oleh polisi.
Sebelumnya, Pelaku menyebutkan, kejadian tersebut bermula saat ia berada dalam perjalanan dari rumah menuju kantor sekitar pukul 18.30 WIB dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion.
Sampai di lokasi dia berhenti untuk membalas SMS dari istrinya,setelah kunci kontak dia cabuut
“Tiba-tiba dari belakang ada yang membekap saya,” tuturnya saat ditemui di Kantor Satpol PP Kulonprogo.
Dia melakukan perlawanan.Pelaku pencurian dengan kekerasan  yang ber jumlah dua orang makin kalap dan nekat salah satunya menyabet tangannya berulangkali Sajam jenis sabit. Saat Subardiyanto menghindar tas ransel yang dibawanya pun terlepas.
Pada Jumat (20/3/2015), pelaku membuat surat pernyataan yang berisi laporan curas.

———————————————————-
Rabu, 25 Maret 2015
Jurnalis : Bang Natsir
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...