hut

Tujuh Eskavator akan Dilelang Kejaksaan Negeri Padang Aro

CENDANANEWS (Padang) – Alat berat jenis ekskavator yang berjumlah tujuh unit, akan dilelang pada April 2015. alat berat tersebut merupakan barang rampasan dari enam perkara penambangan emas ilegal di Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat (Sumbar).
Ketua Panitia Lelang dari Kejaksaan Negeri Padang Aro, Syamsul Bahri  menjelaskan. Surat pengajuan lelang diserahkan panitia dari Kejaksaan Tinggi Sumbar dan Kejaksaan Negeri Padang Aro ke KPKNL Padang pada 11 Maret 2015. Panitia sendiri berjumlah sembilan orang yang terdiri atas tujuh orang dari Kejari Padang Aro dan dua orang dari Kejati Sumbar.
“Rencana awalnya akan dilelang (alat berat) akhir Maret ini. Namun ketika kami menyerahkan surat pengajuan lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Padang, ternyata jadwal lelang pada Maret sudah padat,” ujar  Syamsul Bahri Rabu (25/3/2015).
Tujuh unit alat berat itu memiliki nilai lelang Rp 3,3 miliar. Dan lelang ini terbuka untuk umum. Bisa diikuti perorangan atau perusahaan.  Panitia lelang hanya sebatas fasilitator, sementara pelaksana lelang adalah KPKNL.
“Nilai seluruh alat berat yang akan dilelang mencapai Rp3,3 miliar. Sesuai aturan lelang ini merupakan kewenangan Kejaksaan Agung (Kejagung), namun telah dilimpahkan ke Kejati dan Kejari. Di mana surat pelimpahan kewenangan lelang itu diterbitkan pada Januari 2015,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Padang Aro.
Lelang ini akan dilaksanakan di Kejari Padang Aro di Pekonina, Kecamatan Pauh Duo. Syamsul menyatakan, sesuai pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) kisaran nilai batas lelang dari Rp454,3 juta hingga Rp498 juta lebih per unit.
“Berapa nilai batas lelang per unit alat berat nanti akan diumumkan bersamaan pengumunan lelang. Dalam pengumunan itu nantinya juga akan disebutkan persyaratannya, seperti harus memberikan uang jaminan dan sebagainya,” bebernya.
Lelang ini akan dilakukan per kasus. Tujuh alat berat tersebut berasal dari enam kasus, dimana salah satu kasusnya terdapat dua alat berat sebagai barang bukti.
Saat ini, ke tujuh alat berat itu berada di Kejari Padang Aro. Sementara merek alat berat yang akan dilelang tersebut, yakni Caterpillar sebanyak tiga unit, Kobelco dan Komatsu masing-masing satu unit, kemudian Hitachi dua unit.

———————————————————-
Rabu, 25 Maret 2015
Jurnalis : Muslim Abdul Rahmad
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...