Way Belerang Simpur Paduan Wisata Kesehatan dan Alam

CENDANANEWS– Lelah dari aktifitas keseharian tak ada salahnya melakukan relaksasi alami.Selain memanjakan mata dengan pemandangan hijaunya pepohonan di lereng Gunung Rajabasa pengunjung pun bisa melakukan relaksasi dengan berendam di air panas. Selain melakukan wisata kesehatan pengunjung pun sekaligus bisa menikmati kesegaran udara pegunungan Rajabasa yang sejuk dan asri lengkap dengan suara kicauan burung di sepanjang jalan.
Nah untuk mendapat itu semua tak ada salahnya mencoba pergi berwisata kedaerah  pegunungan ini tepatnya di Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan Provinsi Lampung dimana terdapat obyek wisata pegunungan yang menarik wisata Belerang Simpur.
Untuk sampai di lokasi tak jauh dari kota Kalianda, apalagi Kabupaten Lampung Selatan melalui dinas Pariwisata sudah memasang berbagai penunjuk arah tempat-tempat wisata yang ada. Plang hijau dengan tulisan nama tempat wisata akan memudahkan wisatawan mengunjungi berbagai objek wisata di Lampung Selatan baik wisata alam pegunungan, religi, atau wisata pantai.
Nah demikian juga untuk menuju lokasi way belerang Simpur, setelah melewati jalan jalan alternatif Kabupaten lampung Selatan di Kalianda, pengunjung akan melewati jalan desa, melewati perkebunan milik penduduk. Rata rata kebun coklat yang terlihat lebat berbuah. Hawa yang sejuk, dingin membuat orang yang melintas ingin berlama lama di tempat ini. Apalagi jika menginginkan berendam di mata air belerang.Umumnya pengunjung sengaja datang ke lokasi ini berniat menyembuhkan penyakit kulit mereka, namun ada juga yang sekedar mandi menikmati hangatnya air belerang.
Pengunjung bisa  menikmati panorama alam yang begitu segar. Dengan kolam air hangat yang kaya akan kandungan belerangnya, menurut beberapa orang yang pernah melakukannya  merendamkan tubuh di air belerang  dipercaya dapat menyehatkan kulit danjuga dapat menenangkan jiwa layaknya menikmati spa dan sauna langsung dari alam.
Setelah mencapai pintu masuk jika menggunakan kendaraan bisa menitipkan kendaraan di lokasi parkir yang dijaga oleh pengelola. Lokasi pengunjung harus berjalan kaki turun bukit hingga kawah belerang. Tapi tidak perlu cemas akan bosan, karena selama perjalanan Anda menuju kawah belerang Anda akan disuguhkan dengan pemandangan pepohonan hijau yang cukup menyegarkan mata. Jalan setapak yang disediakan oleh Kementerian Kehutanan terbuat dari semen cor sehingga nyaman dilalui.
Kawah belerang terletak diantara tebing-tebing yang tinggi, dimana terdapat dua mata air. Yang satu mata air panas yang mengandung belerang, dan yang satu lagi mata air dingin yang mengandung mineral. Jadi tinggal memilih, ingin berendam diair panas atau air dingin.

Pengunjung yang berniat hanya sekedar berendam di air hangat tanpa berniat mencari penyembuhan penyakit bisa memilih sungai kecil yang mengalir dari sumbernya. Sungai kecil tersebut bahkan masih terasa hangat sehingga spa dan sauna alam masih bisa dilakukan di aliran sungai kecil yang hangat tersebut.
“Saya ke sini bersama istri dan anak kebetulan anak saya sedikit mengalami alergi kulit, oleh seorang kawan disarankan mandi di sini, maka saya coba,” ujar Andi Kurniawan (33) kepada  Cendananews.com Minggu (15/3/2015).
Selain ingin berwisata ia juga ingin melakukan terapi yang dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit terutama kulit. Selain itu bisa juga relaksasi setelah ia bekerja selama sepekan. Tak lupa Andi bersama istrinya membawa bekal untuk dimakan setelah lelah berendam di aliran air hangat di Way belerang Simpur. 

———————————————————-
Minggu, 15 Maret 2015
Penulis  : Henk Widi
Foto     : Dok. Pribadi Andi Kurniawan
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...