hut

Balai Karantina Berikan Efek Jera Pada Penyelundup Daging Celeng

Pemusnahan Daging Celeng oleh Balai Karantina Lampung
CENDANANEWS (Lampung) – Balai Karantina Bandar Lampung memberikan hukuman kepada Para pelaku penyelundupan daging celeng ilegal tanpa dokumen dengan menerapkan pemusnahan daging celeng yang semua biaya ditanggung penyelundup. 
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung Drh.Bambang Erman mengungkapkan pada dasarnya peraturan terkait biaya yang ditanggung oleh pemilik sudah ada dalam Undang Undang Karantina dan Peraturan Menteri Pertanian.
“Selama ini prosedurnya memang demikian dimana kita yang musnahkan dan karena ada freezer untuk menampung, namun akhir akhir ini jumlah penyelundupan daging celeng semakin meningkat sehingga penerapan langsung dimusnahkan diberlakukan,” ujar drh. Bambang Erman Di Bakauheni kepada Cendananews.com.
Bambang juga mengungkapkan aturan tersebut sudah ada di dalam Undang Undang Nomor 16 Tahun 1992 Tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan dan dikuatkan oleh Peraturan pemerintah  Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2012 tentang jenis dan tarif atas penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada kementerian pertanian.
Dalam pasal 3, ayat (3) disebutkan, ujar Bambang, pelaksanaan penolakan atau pemusnahan media pembawa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menjadi tanggung jawab pemilik media pembawa sesuai peraturan perundang undangan di bidang karantina hewan  atau tumbuhan.
Semakin ketatnya prosedur tersebut lebih jauh dijelaskan oleh Bambang untuk memutus mata rantai penyelundupan daging celeng ilegal yang akan dikirim ke Pulau Jawa. Selain memberi efek jera, bagi para pelaku peraturan tersebut akan memberi kerugian secara finansial sehingga tidak akan mengulangi perbuatan penyelundupan daging celeng secara ilegal.  Terutama setelah di beberapa daerah di Pulau Jawa ditemukan indikasi pengoplosan daging celeng dari Sumatera untuk pembuatan bakso.
“Dasar kita adalah untuk menyelamatkan konsumen sehingga pelaku penyelundupan tidak lagi melakukan pengiriman daging dengan dokumen tak lengkap dan tak ada kejelasan peruntukannya,” ujar Drh. Bambang.
BKP Wilker Bakauheni akhirnya memusnahkan sebanyak 2 ton daging celeng ilegal asal Bengkulu yang akan dikirim ke Tangerang. Daging celeng tersebut diselundupkan dengan cara diangkut dengan sebuah kendaraan truk warna kuning yang disamarkan dalam sekitar 6.600 butir kelapa dan diamankan pada (8/4) lalu.
Bahkan dari beberapa kali penyelundupan beberapa diantaranya berhasil digagalkan lalu dimusnahkan oleh Balai Karantina Pertanian Bakauheni. Modus yang digunakan oleh para tersangka tetap masih banyak dengen berbagai jenis kendaraan dalam upaya penyelundupan daging celeng yang akan dikirimkan ke Pulau Jawa.
Makin maraknya penyelundupan daging celeng yang merugikan masyarakat umum jika dioplos dengan daging sapi di pasaran umum atau diolah menjadi produk makanan membuat Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung menerapkan sistem pemusnahan sendiri oleh pembawa, pemilik daging ceelng tersebut termasuk biaya yang ditanggung.
Beberapa pelaku yang diantaranya pengemudi kendaraan yang digunakan untuk penyelundupan daging celeng tersebut merasa keberatan dengan peraturan yang diterapkan oleh balai karantina pertanian.
“Saya sudah rugi beberapa juta akibat barang ini tidak sampai ke tujuan tapi masih diminta untuk memusnahkan sendiri daging yang sudah disita, apalagi sang pemilik justru tidak mau ganti rugi dan lepas tangan,” ujar salah seorang supir pengangkut daging, AG di Lampung, Kamis (16/4/2015).
Namun akhirnya dia menyadari telah melakukan kesalahan yang melanggar Undang Undang Karantina dan sebagai konsekuensinya ia mengikuti aturan yang telah ditentukan oleh Kementerian Pertanian tersebut. AG diketahui merupakan salah satu sopir ekspedisi yang mengangkut daging celeng asal Jambi tujuan Jakarta sebanyak 2,5 ton yang ditutupi dengan puluhan karung jengkol.
Sesuai peraturan baru tersebut AG akhirnya bersama sang kernet AN (17) melakukan proses penggalian, pemusnahan daging tersebut sendiri dan menanggung semua biaya selama proses pemusnahan daging celeng ilegal yang dibawanya.

———————————————-
Kamis, 16 April 2015
Jurnalis : Henk Widi
Fotografer: Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com