hut

Buron Polda Papua, Briptu E Ditangkap Tim Polres Tasikmalaya

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol patrige Renwarin
CENDANANEWS (Jayapura) – Buronan Polda Papua, Briptu E salah satu tersangka dugaan penipuan kasus penanaman modal atau investasi Multi Level Marketing (MLM) lebih dari Rp 12 miliar berhasil di tangkap tim reskrim Polres tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (23/04/2015).
“Penangkapan Briptu E ini berkat kerjasama antar institusi kepolisian di daerah. Dua minggu lalu, tim Polda Papua sudah lakukan pengejaran ke arah Tasikmalaya, tapi terkendala situasi setempat, sehingga kami berkoordinasi dengan polres setempat. Sehingga Polres Tasikmalaya lakukan penyelidikan hingga menangkap pelaku,” kata Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin, Jumat (24/04/2015).
Briptu E ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polres Tasikmalaya, lanjut Patrige, saat ditangkap, tersangka sedang berada disekitaran kota tersebut. “Tersangka diikuti polisi dan dipastikan apakah dia benar-benar Briptu E yang selama ini buron atau bukan, setelah dipastikan orang itu Briptu E, barulah dilakukan penangkapan. Setelah ditangkap semalam, pihak Polres Tasikmalaya melaporkan ke kami di Polda Papua,” ujarnya.
Dikatakannya, kini tersangka Briptu E telah ditahan di rutan Polres Tasikmalaya, untuk menunggu kedatangan tim Polda Papua. 
“Sekarang Wakil Kepala Bidang Hukum Polda Papua bersama dua anggotanya sudah berada di Tasikmalaya untuk menjemput Eric. Bahkan hari ini, Tim Reskrim Polda Papua berangkat jemput yang bersangkutan. Kemungkinan pada Sabtu besok sudah berangkat ke Jayapura melalui Badara Soekarno Hatta dan Minggu pagi sudah tiba di Jayapura,” kata Mantan Wadir Intelkam Polda Papua.
Disebutkan, Hingga hari ini sudah ada 78 orang yang melaporkan diri sebagai korban penipuan tersebut. 
“Total kerugian yang mereka alami terkait kasus investasi bodong ini, belum dapat dipastikan. Nanti dari pemeriksaan Briptu E, baru kami bisa tahu, tapi sementara yang baru terungkap sekitar Rp.3 milyar lebih,” ujarnya.
Saat ditanyakan keterkaitan tersangka dengan pihak lain? Patrige menegaskan pihaknya belum mengetahui secara pasti soal itu, dan akan diketahui jika kasus tersebut terungkap semuanya.
“Terkait korbannya, apakah ada perwira atau pejabat di Polda Papua atau tidak, kami juga masih tunggu hasil pemeriksaan Briptu E. Nanti dia yang bisa bicara semua ini, siapa-siapa saja yang jadi korbannya, sebab selama ini hanya isu-isu saja,” kata Patrige.
Sebelumnya diketahui bahwa Briptu E ditetapkan sebagai tersangka dan dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polda Papua, atas pengembangan dugaan kasus penipuan investasi dari pelaku lainnya yang berinisial H.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial H mengaku ke penyidik Reskrim Umum Polda Papua bahwa H hanya korban dari kasus yang disangkakan kepadanya bersama Briptu E yang telah ditangkap di Tasikmalaya. Pelaku H sendiri tugasnya mencari nasabah dalam investasi tersebut yang dipimpin pelaku Briptu E. Kepada penyidik, H mengaku mendapatkan bonus sebesar empat persen untuk setiap investasi.
Kasus ini terkuak pada awal bulan Maret 2015 lalu, dan perbuatan kedua tersangka Briptu E dan rekannya berinisial H, terancam dikenakan pasal 372 dan 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan dengan ancaman kurungan badan selama tujuh  tahun penjara.

———————————————-
Jumat, 24 April 2015
Jurnalis : Indrayadi T Hatta
Fotografer : Indrayadi T Hatta
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com