Ditelantarkan, Bangunan RSUD Komodo Mabar Memprihatinkan

RSUD Komodo yang terbengkalai
CENDANANEWS (Flores) – Proses pembangunan RSUD Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, yang terhenti akibat kasus korupsi yang melibatkan Kadis Kesehatan Manggarai Barat, dr. I Gusti Ngurah Hari Jaya pada 2013 lalu, hingga kini belum menunjukkan upaya pembangunan.
Agustinus Ch. Dulla dan Maximus Gasa yang sudah memimpin Mabar selama lima tahun (2010-2015), pun tampak hanya membiarkan bangunan cukup megah di Merombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo tersebut tidak terurus pasca penghentian pembangunan. 
Akibat ditelantarkan, bangunan RSUD Komodo kini terlihat dalam kondisi sangat mengenaskan. Pantauan CND, 15/05/2015, hampir seluruh dinding dan tiang bangunan telah penuh dengan coretan para vandalis. Tampak pula pecahan kaca jendela dan ventilasi berhamburan di lantai ruangan. 
Pada bagian lain, plafon bangunan terlihat sudah rusak parah hingga bahkan ada yang jatuh ke lantai. Masyarakat pun mencurigai, bangunan ini telah beralihfungsi pula menjadi tempat mesum. 
Ketika dimintai penjelasan oleh CND melaui telepon seluler, Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dulla, mengatakan, pembangunan RSUD Komodo ini akan tetap dilanjutkan pada tahun 2015 ini. 
“Ada upaya tahun 2015, selama ini tidak, dan terkesan dibiarkan karena menjadi barang bukti di pengadilan,” lanjutnya di Mabar, Sabtu (16/05/2015).
Pemimpin Manggarai Barat yang sebentar lagi akan mengakhiri masa tugasnya ini mengakui, pembangunan lanjutan RSUD Komodo akan memakai dana APBD 2015 sebesar 11 miliar lebih. 

Kondisi di dalam ruangan
Warga Mabar memang berharap, pemerintah segera melanjutkan pengerjaan bangunan ini sampai tuntas. 
“Kalau memang tidak lanjut, bongkar saja! Biar tidak jadi tempat mesum,” ketus seorang warga ketika dimintai pendapat oleh CND, 15/05/2015. 
Merujuk ke dokumen perencanaan, fisik bangunan yang sekarang tampak berdiri kokoh merupakan realisasi rencana pembangunan tahap pertama. 
———————————————————- 
Sabtu, 16 Mei 2015
Jurnalis      : Fonsi Econg
Fotografer : Fonsi Econg
Editor        : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-
Lihat juga...