Hipsindo Balikpapan Keluhkan Praktik Banting Harga Pelelangan

Ketua Hipsindo Balikpapan, Ibrahim

CENDANANEWS (Balikpapan) – Himpunan Pengusaha Konstruksi Indonesia ( Hipsindo ) Balikpapan menyebutkan banyak anggota kontruksi yang mengeluhkan maraknya banting harga pelelang di proyek pemkot hingga 40 persen, karena yang rugikan kontraktornya sendiri. 
“Perlu ada forum untuk menuntaskan hal ini, yang rugikan kontraktor sendiri juga kualitas proyek ini,” kata Ketua Hipsindo Balikpapan, Ibrahim usai pelantikan di Balikpapan Kamis (7/5/2015).
Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan akan menjadi temuan saat audit jika proyek itu dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasinya. “Artinya kita cari WIN-WIN solution,” ujarnya.
Ketika ditanya siapa peserta lelang yang membanting harga dalam pelelangan proyek, Ibrahim enggan menyebutkannya.
Keberadaan Hipsindo lanjut Ibrahim untuk memperbaiki atau membenah pola-pola banting harga saat lelang. “Tentu kami perlu bekerjasama dengan asosiasi lainya dan kadin sebagai induk organisasi kita. Duduk saja satu meja merumuskan ini kenapa ini berulang-ulang,” tandasnya.
Di kesempatan yang sama Ketua DPRD abdulloh menyarankan agar asosiasi yang ada bersama Kadin duduk bersama menyikapi persoalan banting-banting harga pelaksanaan lelang. “Kalau semua asosiasi kumpul bersama KAdin dan dimediasi pemerintah  ini akan selesai. Ujung tombak ada di asosiasi dan Kadin dan disepakati bersama seperti di Bandung,” sarannya.
Di Bandung kata Abdulloh Kadin ikut memprakarsai asosiasi dan menyepakati siapapun peseta dan pelaksana lelang apalabila ada temuan banting harga lelang dibawah 20 persen  dapat sanksi. “ dengan dibuatkan berita acaranya jadi konsultan lelang tahu dan peserta lelang ngak berani banting harga sampai 20 persen. Di Bandung sekitar 10 persen toleransi banting harganya,” jelasnya.
Bahkan Abdulloh menilai kabupaten Paser, PPU, Samarinda dapat menerapkan hal tersebut karena asosiasinya bersatu dan kompak kesatuan kuat. Untuk itu Balikpapan bisa mengawalinya. 
————————————————-
Kamis, 7 Mei 2015
Jurnalis : Ferry Cahyanti
Foto : Ferry Cahyanti
Editor : ME. Bijo Dirajo
————————————————-
Lihat juga...