Jaga Warisan Nusantara FIB UB Adakan Kegiatan Nidayaku

Kesenian dan budaya Nusantara
CENDANANEWS (Malang) – Untuk kali ketiga Kementerian Kesenian dan Olahraga Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya mempersembahkan acara tahunan Nidayaku 2015 dengan mengangkat Tema “Warisan Budaya”. Nidayaku sendiri merupakan Singkatan dari Seni dan Budayaku.
M. Aang selaku Presiden BEM FIB menjelaskan, acara Nidayaku ini diikuti oleh seluruh jurusan yang ada di Fakultas Ilmu Budaya (FIB UB). Harapan diadakannya acara tahunan ini adalah agar kita bisa mulai mengepakkan sayap bahwa budaya Indonesia adalah budaya yang perlu dibudayan dan dilestarikan. 
Jangan sampai kita kalah dengan budaya-budaya asing yang sekarang mulai merajalela terutama dikalangan muda mahasiswa, jelasnya. 
“ini adalah langkah awal bagi mahasiswa dan juga seluruh civitas akademika UB untuk melestarikan warisan Nusantara yaitu Budaya Asli Indonesia”, ujarnya.
Menurut Aang, acara Nidayaku dilaksanakan selama dua hari dan terakhir besok hari Sabtu. Dalam acara ini akan banyak sekali pertunjukan dan hiburan-hiburan seperti pawai budaya Nusantara, debus perform, pesta jajanan rakyat tari-tarian dan kami juga mengundang Guest Star yaitu Didik Nini Thowok.
Acara Nidayaku dibuka dengan pelepasan burung merpati oleh wakil Rektor II Dr. Sihabudin, SH.,MH dan juga pelepasan balon ke udara oleh seluruh peserta. 
Nidayaku diawali dengan penampilan dari para penari yang menampilkan tarian dari Riau dan dilanjutkan dengan memperkenalkan perwakilan peserta yang mengenakan pakaian adat dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia Jawa Timur, Bangka Belitung, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Bali Sumatera Utara dan beberapa daerah yang ada di Indonesia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan teater Linkar, dan juga permainan Debus yang berasal dari Banten. Seusai dari penempilan debus, acara berlanjut dengan pemberangkatan Pawai Budaya Nusantara. Lebih dari 200 orang yang mengenakan pakaian khas Nusantara yang mengikuti pawai.
Dalam acara ini terlihat juga cukup banyak jajanan tradisional yang di jual salah satunya Es Gandul yang terbuat dari ES batu yang diserut kemudian di cetak, ditengah Es di ikatkan jerami dan kemudian di lumuri sirup dan susu. Selain itu juga terlihat beberapa permainan tradisional seperti Gobak sodor dan Lompat karet.

——————————————————-
Jumat, 29 Mei 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...