Jelang Hari Besar, Beras Lokal Jadi Favorit di Bali

Beras Bali
CENDANANEWS (Denpasar) – Bulan Ramadan sudah diambang mata. Galungan dan Kuningan sudah mulai memperdengarkan gaungnya. Pergerakan harga bahan pokok mulai jadi perbincangan di kalangan Ibu-Ibu Rumah Tangga. Namun harga beras masih bisa ditolerir nominalnya, kisaran 11,000 sampai 12,000 rupiah per KG untuk beras luar Bali, dan 8,000 sampai 9,500 rupiah per KG untuk beras lokal.
Pelaku bisnis beras eceran dan grosir dari UD.Srinadi, Mega Herlina menjelaskan, beras lokal C4 Bali menjadi penyeimbang ketersediaan beras di Bali. Sebagai contoh, jika beras luar Bali menyerbu masuk dengan harga tinggi maka hal itu tidak akan berlangsung lama, karena masyarakat pasti langsung mengalihkan pembelian ke beras C4 lokal Bali.
“Distributor luar pulau pasti akan berpikir dua kali untuk ekspansi pasar kesini dengan beras harga tinggi, karena Bali juga memiliki kabupaten-kabupaten besar penghasil beras, sebut saja Negara, Tabanan, dan Singaraja,” jelas Mega Herlina kepada CND di sela-sela Pameran dan Pasar Murah di lapangan Puputan Renon, Niti Mandala, Kamis (28/5/2015).
Disebutkan, untuk menyambut Ramadhan dan Idul fitri yang bertepatan dengan Galungan dan Kuningan, stok beras sekaligus pergerakan harganya dipasaran diperkirakan stabil, karena musim panen berkesinambungan dari petani beras lokal Bali terus terjaga dan hal ini akan menjadi penyeimbang yang cukup baik menghadapi serbuan beras-beras dari luar pulau Bali.
——————————————————-
Kamis, 28 Mei 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...