Kebijakan Pemberian Gaji Lewat Bank NTB Dikeluhkan PNS

PNS di Mataram
CENDANANEWS (Mataram) – Kebijakan baru yang diberlakukan bulan inioleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mengatur tentang pemberian gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Bank NTB  dikeluhkan kalangan PNS. Pasalnya kebijakan tersebut dinilai cukup merepotkan para PNS saat pengambilan karena harus mengantri.
Salah satu PNS lingkup Pemprov NTB , Lalu Satriawan mengatakan, penerimanaan gaji melalui bank NTB akan merepotkan nanti, pasalnya dengan jumlah PNS yang ada di Pemprov NTB, sudah pasti akan terjadi antrian panjang, sementara di sisi lain mereka harus bekerja.
“Cukup merepotkan dengan sistim penggajian melalui bank NTB, karena nanti harus mengantri dengan PNS lain, sementara bank NTB jumlahnya terbatas, khususnya di Kota Mataram, termasuk juga mesin ATM yang tersedia, lebih enak kita terima gaji secara manula seperti kemarin” kata Satriawan di Mataram, Selasa (26/5/2015).
Keluhan yang sama juga diungkapkan, salah seorang petugas Pol PP yang tidak mau disebutkan namanya, Dia yang setiap hari harus tetap berada piket di sini bersama teman lain, kalau kemudian saat terima gaji nanti harus ke Bank NTB terlebih dahulu akan lama meninggalkan ruang piket.
“Saya bisa membayangkan bagaimana di akhir bulan nanti antrian di bank NTB akan padat oleh ratusan PNS Pemprov NTB yang hendak mengambil Gaji, tau sendirilah yang namannya ngantri menyita waktu tidak sedikit,”katanya.

Menanggapi adanya keluhan dari kalangan PNS terkait kebijakan yang mengatur pemberian gaji PNS melalui Bank NTB ditanggapi Nur sebagai sesuatu yang wajar, karena setiap kebijakan baru memang sudah pasti akan menuai pro dan kontra, termasuk juga terkait kebijakan transfer gaji PNS melalui Bank NTB.

“Pro dan kontra terhadap suatu kebijakan baru itu di mana-mana memang sudah biasa, tapi nanti pada ahirnya mereka (PNS) akan tau juga tujuan dari diberlakukannya kebijakan tersebut, karena bagaimanapun Bank NTB tersebut merupakan milik kita masyarakat NTB, termasuk juga PNS, jadi sayang sekali kalau kemudian tidak dimanfaatkan secara maksimal” kata Nur di Mataram, Selasa (26/5/2015).

Menurutnya, kalau kemudian Pemprov NTB memberlakukan pemberian gaji PNS melalui Bank NTB adalah sebuah kewajaran dan akan sangat disayangkan kalau tidak memanfaatkan kepemilikan kita atas Bank NTB untuk memberikan nilai tambah.

Terkait dengan adanya sistim yang dikeluhkan, hal tersebut kan bisa dikomunikasikan bagaimana supaya dalam pengambilan gajinya para PNS tidak sampai terjadi antrian dan kesulitan sebagaimana yang dikhawatirkan.

Lagi pula kebijakan tersebut kata Nur juga sangat bagus, pemberian gaji melalui bank, setidaknya akan mampu menahan para PNS untuk tidak secara lansung menggunakan gaji yang diterima untuk kebutuhan tidak produktif, dengan cara itu ada waktu luang mereka untuk berfikir, bandingkan saat menerima gaji secara lansung seperti sebeumnya, uang akan mudah habis dibelanjakan.

“Kan prinsipnya kalau uang sudah ditangan, cepat sekali mau dibelanjakan, apa dilihat menarik sedikit-dikit mau dibeli dan mengeluarkan uang, kalau transfer melalui bank kan ada jeda untuk berfikir nanti dulu, namanya uang kalau sudah ditangan cepat habis,” katanya.

——————————————————-
Selasa, 26 Mei 2015
Jurnalis       : Turmuzi,
Fotografer : Turmuzi,
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...