Kembangkan Aquaponik karena Ingin Konsumsi Sayuran Sehat

Andri, Warga Balikpapan yang kembangkan Aquaponik
CENDANANEWS (Balikpapan) – Bercita-cita ingin makan makanan sehat dari sayuran sehat, Warga jalan Siaga Asri Balikpapan-Kalimantan Timu, Andri memilih mengembangkan Aquaponik di halaman rumahnya.
“Awalnya ingin makan sayuran sehat yang tidak mengandung bahan kimia. Maka terpikirkan membudidayakan sayuran melalui Aquaponik,” terang Andri Aswara saat ditemui di pameran keanekaragaman hayati di Dome Balikpapan.
Andri menuturkan Aquaponik mulai dikembangkannya sejak 4 bulan lalu tepatnya di awal Januari 2015, dengan lahan yang ada halaman rumahnya yang panjangnya 6 meter dengan lebar 2 meter. 
“Lahan yang digunakan untuk Aquaponik dirumah kami tidak luas yang penting bisa membudidayakan sayuran atau menanam sayuran dirumah, dan dikonsumsi oleh keluarga,” terang Pria yang bekerja di salah satu Perusahaan migas yang berlokasi di Balikpapan, Jumat (22/5/2015).
Aquaponik merupakan sistem pertanian berkelanjutan yang mengkombinasikan aquakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiosis. Di dalam aquakultur yang normal, ekspresi dari hewan yang dipelihara akan terakumulasi di air dan meningkatkan Toksisitas air jika tidak dibuang. Di Aquaponik, ekskresi hewan diberikan kepada tanaman agar dipecah menjadi nitrat dan nitrit melalui proses alami dan dimanfaatkan oleh tanaman sebagai nutrisi. 
Menurut Andri menanam sayuran melalui Aquaponik cukup mudah karena komponen yang diperlukan ikan, media dalam Aquaponik seperti batu kerikil dan pasir, serta talang.
“mengembangkan Aquaponik cukup mudah perlengkapannya juga tidak mahal. Modal yang diperlukan hanya sekitar Rp 2 juta selanjutnya kalo sudah panen, hasil panen bisa dibelikan bibit lagi,” ulasnya.
Sejak empat bulan membudidayakan sayuran dengan Aquaponik, Ia sudah merasakan panen berbagai sayuran. Bahkan sudah 3 kali panen. Adapun jenis sayuran yang dibudidayakannya yakni sayur bayam, kangkung dan sawi. Sementara ikannya baru satu jenis yakni ikan nila.
“Hasil panennya organik 100 persen dan dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Tidak hanya dikonsumsi sendiri, sayurannya juga bisa dijual ke tetangga yang berminat sayuran organik,” ucap Andri penuh antusias.
Selain memiliki kelebihan sayuran sehat, dia menambahkan menanam melalui Aquaponik ini juga sebagai obat stres atau lelahnya setelah bekerja serta ekonomis.
Di Balikpapan sendiri untuk budidaya sayuran melalui Aquaponik ini belum banyak, dan masih bisa dihitung. Dia juga mengajak masyarakat Balikpapan untuk membudidayakan sayuran di halaman rumah karena untuk budidaya sayuran melalui Aquaponik tidak memerlukan lahan yang luas. 

——————————————————–
Jumat, 22 Mei 2015
Jurnalis      : Ferry Cahyanti
Fotografer : Ferry Cahyanti
Editor        : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...