Kerajinan Batu Onyx di Malang Hasilkan Pulahan Juta Perbulan

Kerajinan Batu Onyx

CENDANANEWS (Malang) – Kerajinan Batu Onyx rupanya tidak hanya ada di Tulungagung saja, di Kabupaten Malang ternyata juga ada salah satu warganya yang memproduksi dan juga menjual kerajinan batu onyx. Berada disebelah kanan jalan dari Kota Malang menuju Kota Batu, tepatnya di Jalan Raya Sengkaling No.560 A Kabupaten Malang, terdapat sebuah rumah yang tepat didepan rumahnya terdapat tulisan Super Onix.

Di rumah milik Maryam ini, didalamnya berisi berbagai bentuk kerajinan dari batu marmer dan juga batu onix. Saat Cendana News mengunjungi, Ria yang merupakan asisten Maryam Pemilik toko menjelaskan, bahwa Maryam sudah memulai usaha kerajinan batu onix ini sejak tahun 1988.

“Awalnya dulu bukan disini tempat usahanya tapi di daerah Tlogomas, pindah di daerah Sengkaling ini baru 3-4 tahunan”, cerita Ria kepada Cendana News, Jumat (15/5/2015).

Maryam membeli batu onix dan batu marmer dari daerah Bawean, Bojonegoro dan juga Tulungagung. Dengan mempekerjakan 3 orang karyawan yang sudah ahli dalam bidang pembuatan kerajinan batu onyx, batu-batuan yang sudah dibeli Maryam kemudian diolah dan di ubah menjadi bentuk-bentuk yang unik seperti papan catur beserta bidak catur yang terbuat dari batu onyx, guci, vas bunga, meja, kursi, prasasti, vandel.

“Bentuk kuda dan juga burung yang kesemuanya terbuat dari batu onyx dan marmer,” ujar Ria.

Ria mengaku bahwa pemasaran  produk dari Super Onyx selain di daerah Malang Raya, juga sudah dipasarkan di luar Malang hingga luar pulau Jawa seperti derah Ambon dan juga Gorontalo. Kebanyakan pelanggan yang dari luar Malang mengetahui produk kami dari website Super Onyx, karena kami juga memasarkan produk Super Onyx melalui media online.

“Jadi, pelanggan yang dari jauh cukup melihat barang kami dari website kemudian memesan via telepon dengan minimal order 50-100 buah tergantung ukuran, kemudian mentransfer uangnya, selanjutnya barang kami kirim sesuai yang dipesan”, ujarnya. Pembeli bisa memesan barang sesuai desain mereka sendiri, bisa juga dari barang-barang yang sudah ada di display, tambahnya.

Untuk harganya bervariasi tergantung jumlah, ukuran, bentuk dan juga tingkat kesulitan. Harga berkisar mulai Rp. 10.000,- sampai dengan Rp. 30.000.000,- per buah. Untuk omzetnya sendiri dalam sebulan, kotor bisa menghasilkan 30-35 juta per bulan.

———————————————————-
Kamis, 14 Mei 2015
Jurnalis     : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor       : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...