Keterbatasan Bak Penampung, Warga Buang Sampah ke Sungai

Sampah tergenang di kali Karang Kelok Kota Mataram
CENDANANEWS  (Mataram) – Keterbatasan bak penampung di sebagian bantaran kali yang berhadapan lansung dengan permukiman masyarakat menyebabkan sebagian masyarakat di Kota Mataram masih saja tetap membuang sampah ke kali maupun sungai secara sembarangan, tanpa mau peduli terhadap dampak yang akan ditimbulkan.
Kepala Lingkungan Gubuk Mamben, Kelurahan Sekarbela Timur, Maksud mengatakan, masalah penanganan sampah selama ini memang seringkali mengalami kendala, selain disebabkan karena masih kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan, juga disebabkan karena keterbatasan bak-bak penampung di sepanjang bantaran kali.
“Memang kalau dilihat masih seringnya masyarakat membuang sampah ke kali, karena jumlah bak-bak penampung sampah yang tersedia di bantaran kali masih sangat kurang, sementara produksi sampah rumah tangga sampah warga setiap harinya cukup tinggi, inilah yang kemudian sampah masih saja memenuhi sungai maupun beberapa kali yang ada di Kota Mataram” kata Maksud di Mataram, Jum’at (29/5/2015).
Dikatakannya, akibat dari keterbatasan bak penampung sampah itulah yang menyebabkan masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran kali membuang sampah ke kali, padahal memang prilaku masyarakat semacam itu, selain tidak dibenarkan, juga bisa menimbulkan pencemaran yang memunculkan penyakit, termasuk juga bencana banjir.
Karena itu, pemerintah dalam hal ini sebagai pemegang kebijakan diharapkan supaya persoalan keterbatasan jumlah bak penampung sampah bisa segera diatasi, supaya kebiasaan masyarakat membuang sampah ke kali bisa sedikit diatasi dan kita juga enak memberikan teguran bahkan sangsi.
“Kalau sarana dan prasarana sudah tersedia, saya kira sebagai Kepala Lingkungan, segala tindakan masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan ke kali bisa kita tindak, ini kalau aturan saja mau kita tegakkan, sementara kalau tidak ada solusi juga kan tidak bisa, jadi harus berimbang baru aturan bisa ditegakkan,” katanya.
——————————————————-
Jumat, 29 Mei 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...